Tahun ini Indonesia mengadakan momentum Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak, terdapat 270 daerah yang akan menyelenggarakan pemilihan kepala daerah. Yang terdiri dari 9 provinsi, 224 kabupaten, dan 37 kota. Pilkada serentak kali ini  yang lebih rumit dibandingkan dengan pilkada-pilkada sebelumnya karena tahun ini pilkada diselenggarakan di tengah pandemi Covid-19 yang tidak kunjung usai.

Pasangan calon (paslon) yang mengikuti pilkada serentak tersebut menghadapi tantangan yang berat yaitu bagaimana menyelengarakan kampanye ditengah pandemi seperti ini. Seperti kita ketahui kampanye merupakan salah satu tahapan penting bagi para paslon untuk menyampaikan gagasan, tujuan, visi misi, dan program kerja jika terpilih nanti. Biasanya kampanye dilakukan dengan membuat suatu kegiatan, mengumpulkan masa banyak dan berinteraksi atau tatap muka secara langsung, sementara ditengah pandemi saat ini kegiatan tersebut sulit untuk dilakukan karena beresiko tinggi untuk kesehatan.  Mau tidak mau opsinya adalah dengan melakukan kampanye digital. Di masa pandemi saat ini, kampanye digital menjadi strategi paling efektif untuk melakukan kampanye. Apalagi saat ini masyarakat Indonesia sudah mulai beralih ke media digital seperti sosial media.

Berikut ini adalah tips untuk melakukan kampanye digital :

  1. Konsep Pemasaran Politik

Pemasaran Politik bisa didefinisikan sebagai proses analisis, perencanaan, impletasi, dan pemilihan umum, yang didesain untuk menciptakan, membangun, dan membina hubungan pertukaran yang saling menguntungkan antara partai (institusi politik) dengan pemilih, untuk tujuan mencapai tujuan pemasar politik. Political Marketing sebagai disiplin ilmu telah berangsur-angsur menemukan framework- nya sendiri. Framework tersebut mengadaptasi inti literature pemasaran, yang dibangun berdasarkan prediksi dan perpektif ilmu politik.

  1. Personal Branding

Dalam kehidupan, seperti dalam bisnis, branding lebih efektif, kuat, dan berkelanjutan daripada penjualan dan pemasaran dan cara yang efektif untuk menghilangkan pesaing Anda. Ini tentang mempengaruhi orang lain, dengan menciptakan identitas brand yang mengaitkan persepsi dan perasaan tertentu dengan identitas. Personal Branding memerlukan persepsi secara efektif mengelola dan mengendalikan dan mempengaruhi bagaimana orang lain memandang Anda dan memikirkan anda. Memiliki personal pranding yang kuat tampaknya menjadi aset yang sangat penting di hari ini baik secara online, virtual, Hal ini menjadi semakin penting dan merupakan kunci sukses individu.

Baca Juga : Jasa Pembuatan Website Pilkada

  1. Strategi Branding

Branding adalah bagian yang sangat mendasar dari kegiatan pemasaran yang sangat penting untuk dimengerti atau dipahami secara keseluruhan. Sampai di level tertinggi yaitu level organisasi. Branding itu akan diasosiasikan dengan organisasi itu sendiri dan produk-produk dari organisasi itu biasanya akan dibuat terstruktur dan akan diasosiasikan dengan nama merek atau brand yang lebih spesifik.

  1. Strategi Kampanye penting untuk memenangkan pemilihan pilkada

Hal penting yang harus dilakukan oleh calon adalah melek teknologi, setidaknya Anda mempunya tim ahli untuk kampanye online. Anda dapat menyewa jasa kampanye online yang profesional dengan biaya pasti jauh lebih murah dibanding Anda melakukan kampanye tradisioanal. Penggiriangan opini publik melalui online khususnya sosial media sangatlah penting, Anda tidak akan bisa dikenal dengan baik tanpa melakukan branding di sosial media.

Kenapa? Karena hampir semua orang sekarang mendapatkan informasi dari media sosial. Tim kampanye harus masive menyebarkan berita positif melalui media sosial. Jangan anggap remah kampanye online di media sosial. Penggiringan opini publik sesuai framing yang diharapkan adalah strategi penting. Hal-hal teknis lain dapat Anda diskusikan dengan agency politik online.

Sumber : ibrand

Tag : Kampanye digital, strategi kampanye, kampanye politik, digital kampanye, kampanye pilkada, tips kampanye, tips kampanye digital, kampanye saat pandemi, tips kampanye pandemic, pandemic covid, kamapanye digital pilkada