Company Profile 2026

Custom Software untuk Operasi Bisnis yang Kompleks.

Ketika software siap pakai tidak mampu mengikuti proses bisnis Anda, Layana.ID merancang sistem yang dibangun dari alur kerja, integrasi, dan prioritas operasional perusahaan.

Custom DevelopmentSistem mengikuti kebutuhan proyek
Enterprise IntegrationTerhubung dengan sistem eksisting
Sejak 2016Berbasis di Yogyakarta
Tim Layana.ID
LAYANA.ID
01
Tantangan Operasional

Software siap pakai berhenti di batas SOP Anda.

Ketika organisasi tumbuh, proses, otorisasi, data, dan sistem lama ikut bertambah kompleks. Memaksakan bisnis mengikuti aplikasi justru menciptakan pekerjaan manual baru.

!Data tersebar dan laporan bergantung pada rekonsiliasi manual.
!Approval bertingkat tidak dapat ditangani oleh konfigurasi standar.
!Sistem lama, perangkat lapangan, dan aplikasi baru tidak saling terhubung.
Ilustrasi hambatan operasional akibat sistem yang tidak sesuai
LAYANA.ID
02
Prinsip Kami

Kami memulai dari alur kerja, bukan daftar fitur.

Tim Layana memetakan masalah, peran, data, integrasi, dan risiko operasional sebelum solusi dikembangkan. Hasilnya adalah sistem yang relevan untuk cara perusahaan benar-benar bekerja.

ObserveMapDesignBuildImprove
Contoh dashboard operasional
Aplikasi mobile Dashboard Kalibrasi karya Layana.ID
Contoh web + mobile – scope mengikuti kebutuhan proyek
LAYANA.ID
03
Kemampuan Inti

Satu fondasi untuk membangun, menghubungkan, dan mengembangkan operasi.

Teknologi dipilih setelah kebutuhan bisnis, keamanan, integrasi, dan rencana pengelolaan sistem dipahami.

01

Operational Platforms & Custom ERP

Dashboard, workflow, approval, finance, inventory, procurement, dan sistem internal khusus.

02

Mobile & Field Operations

Aplikasi mobile, offline-first, geotagging, pelaporan lapangan, presensi, dan transaksi.

03

Integration, Automation & Intelligence

API, legacy sync, IoT, workflow automation, dashboard data, serta AI sesuai kesiapan proses.

Dashboard ERP
Aplikasi HRIS mobile
Dashboard asesmen
Aplikasi POS mobile
LAYANA.ID
04
Delivery Framework

Setiap fase menghasilkan keputusan yang dapat diperiksa.

Proyek bergerak melalui checkpoint yang jelas agar arah bisnis, ruang lingkup, kualitas, dan kesiapan implementasi tetap terkendali.

01

Discovery

Tujuan, proses, pemilik keputusan, dan risiko utama.

02

Blueprint

Alur, prioritas, integrasi, arsitektur, dan acceptance.

03

Prototype

Validasi cara kerja sebelum development skala penuh.

04

Build

Sprint, demo berkala, code review, dan QA.

05

UAT & Launch

Pengujian pengguna, training, deployment, dan handover.

06

Evolve

Support dan pengembangan lanjutan sesuai kesepakatan.

Scope, jadwal, kepemilikan IP, deployment, warranty, dan SLA dikunci dalam dokumen proyek.
LAYANA.ID
05
Project Confidence

Risiko proyek dikendalikan sebelum menjadi biaya.

Kualitas software bukan hanya soal kode. Ia ditentukan oleh kejelasan scope, keputusan yang cepat, penerimaan pengguna, keamanan, dan kemampuan tim internal mengelola sistem setelah go-live.

Model deployment dapat disiapkan untuk cloud, hybrid, atau on-premise sesuai requirement dan keputusan arsitektur proyek.

01
Scope & Change ControlBaseline, prioritas, change request, dan dampak jadwal dibuat terlihat.
Control
02
Progress TransparencyDemo, checkpoint, dan laporan membantu keputusan tidak menunggu akhir proyek.
Visibility
03
Acceptance & UATKriteria penerimaan disepakati untuk memisahkan selesai secara teknis dan siap digunakan.
Quality
04
Ownership & HandoverKetentuan source code, dokumentasi, akses, dan knowledge transfer ditetapkan per kontrak.
Continuity
05
Support by AgreementWarranty, maintenance, monitoring, dan SLA mengikuti kebutuhan layanan setelah launch.
Support
LAYANA.ID
06
Manufacturing / FMCG

Digitalisasi inspeksi dan Kaizen yang sebelumnya bergantung pada kertas.

Untuk Danone Sarihusada, Layana mempublikasikan implementasi sistem Kaizen digital serta tools inspeksi dan kalibrasi untuk aktivitas lapangan.

Sarihusada
Lihat studi kasus lengkap ->
Dampak operasional yang dipublikasikan
30 min
Waktu pelaporan inspeksi yang sebelumnya membutuhkan hingga 3 hari.
SebelumProses dan dokumen manual
->
SesudahPelaporan digital dan paperless
LAYANA.ID
07
Aviation Operations

Koordinasi operasional maskapai dalam satu ekosistem.

ERP Operation Control memusatkan Flight Management, Crew Roster, dan Aircraft Portal agar informasi antar divisi dapat diperbarui lebih cepat.

Premiair
Lihat studi kasus lengkap ->
Dampak pembaruan jadwal yang dipublikasikan
45 -> 5
Menit untuk proses pembaruan jadwal terbang menurut studi kasus publik Layana.
SebelumInformasi tersebar antar divisi
->
SesudahFlight, crew, dan aircraft terpusat
LAYANA.ID
08
Energy / BUMN

Monitoring gangguan jaringan untuk keputusan pemeliharaan yang lebih cepat.

EWS Wiseman mengolah histori beban dan gangguan melalui dashboard analitik untuk membantu pemantauan aset serta inspeksi lapangan.

PLN
Lihat studi kasus lengkap ->
Cakupan monitoring yang dipublikasikan
180+
Titik penyulang dipantau bersama lebih dari 100 gardu induk aktif.
SebelumAnalisis dan inspeksi tersebar
->
SesudahHistori dan monitoring terpusat
LAYANA.ID
09
Selected Project Portfolio

Pengalaman proyek pada organisasi dengan kebutuhan yang berbeda.

Nama dan logo berikut merujuk pada portofolio proyek yang dipublikasikan Layana.ID. Detail ruang lingkup dan hasil dapat ditinjau melalui halaman studi kasus.

Sarihusada
PLN
Kemendikdasmen
Premiair
KB Bukopin
RS Sardjito
Jelajahi Studi Kasus ->
Detail cakupan dan konteks setiap proyek tersedia pada halaman studi kasus.
LAYANA.ID
10
Engagement Fit

Layana paling relevan ketika kompleksitas tidak bisa diselesaikan dengan konfigurasi standar.

01SOP, approval, atau perhitungan bisnis bersifat khusus.
02Sistem baru harus terhubung ke aplikasi, data, atau perangkat yang sudah ada.
03Organisasi memerlukan kontrol atas roadmap, deployment, dan ownership.
04Implementasi perlu dilakukan bertahap tanpa mengganggu operasi utama.
LAYANA.ID
11
Beyond Off-the-Shelf

Bisnis yang tumbuh akan melampaui software yang generik.

Ketika SaaS mulai membatasi proses, custom software memberi kendali untuk berubah lebih cepat, bekerja lebih presisi, dan berkembang tanpa memaksa bisnis mengikuti sistem.

Jangan paksa bisnis mengikuti software. Bangun software yang mengikuti bisnis.

layana.id/studi-kasus
PT LAYANA COMPUTINDO SENTRATAMA
12
↓ Unduh PDF
Gunakan tombol panah atau keyboard ← →
01 / 12
Company Profile 2026

Custom Software untuk Operasi Bisnis yang Kompleks.

Layana.ID merancang sistem yang mengikuti proses, data, dan target bisnis Anda—bukan memaksa perusahaan menyesuaikan diri dengan software generik.

Sejak 2016Yogyakarta, IndonesiaCustom Development
Tim Layana.ID
Tantangan Pertumbuhan

Ketika bisnis berkembang, software siap pakai mulai menjadi batas.

Proses bertambah kompleks. Cabang, peran, data, dan kebutuhan integrasi berubah. Sistem yang sebelumnya cukup mulai menciptakan pekerjaan manual baru.

!SOP penting harus dipaksa mengikuti fitur aplikasi.
!Data tersebar dan laporan membutuhkan rekonsiliasi manual.
!Perubahan bisnis harus menunggu roadmap vendor.
Ilustrasi hambatan operasional akibat sistem yang tidak sesuai
Prinsip Kami

Kami memulai dari alur kerja, bukan daftar fitur.

Tim Layana memetakan masalah, peran, data, integrasi, dan risiko operasional sebelum solusi dikembangkan. Hasilnya adalah sistem yang relevan dengan cara perusahaan benar-benar bekerja.

ObserveMapDesignBuildImprove
Contoh dashboard operasional karya Layana.ID
Aplikasi mobile Dashboard Kalibrasi karya Layana.ID
Core Capabilities

Satu partner untuk membangun sistem yang benar-benar terhubung.

Kami memadukan pemetaan proses, engineering, integrasi, data, dan implementasi bertahap dalam satu alur kerja.

01

Custom ERP & Business Platform

Sistem operasional, workflow, approval, inventory, finance, procurement, dan executive dashboard yang mengikuti proses perusahaan.

02

Mobile & Field Operations

Aplikasi mobile, offline-first, geotagging, inspeksi, pelaporan lapangan, presensi, transaksi, dan sinkronisasi data.

03

Integration, Automation & Intelligence

API, legacy sync, IoT, workflow automation, dashboard data, serta AI sesuai kesiapan proses dan kebutuhan keamanan.

Dashboard ERP Layana.ID
Aplikasi HRIS mobile
Aplikasi point of sale
Delivery Framework

Dari masalah operasional menuju sistem yang digunakan.

Setiap tahap menghasilkan keputusan dan artefak yang dapat ditinjau. Scope, prioritas, dan risiko tetap terlihat sepanjang proyek.

01Discovery

Masalah, proses, stakeholder, data, dan batasan.

02Blueprint

Scope, arsitektur, integrasi, prioritas, dan acceptance.

03Prototype

Alur utama dan keputusan UX divalidasi lebih awal.

04Build

Pengembangan iteratif dengan progres yang dapat ditinjau.

05UAT & Launch

Validasi pengguna, perbaikan, migrasi, dan peluncuran.

06Evolve

Perbaikan dan pengembangan mengikuti pertumbuhan bisnis.

Project Confidence

Kontrol proyek bukan sekadar laporan progres.

Kami membangun transparansi sejak awal agar keputusan scope, kualitas, penerimaan, dan kepemilikan tetap jelas.

01Scope & Change Control

Baseline, prioritas, asumsi, dan perubahan memiliki dampak yang terlihat.

02Progress Transparency

Demo, keputusan, risiko, dan tindak lanjut ditinjau berkala.

03UAT & Acceptance

Kriteria penerimaan disepakati dan diuji bersama pengguna bisnis.

04Ownership & Handover

Source code, dokumentasi, akses, dan deployment ditetapkan dalam perjanjian proyek.

Selected Case Studies

Dampak operasional yang dapat dipahami.

Ringkasan berikut merujuk pada studi kasus yang dipublikasikan Layana.ID. Konteks lengkap tersedia pada halaman studi kasus.

Manufacturing · FMCG

Sarihusada

Digitalisasi inspeksi, kalibrasi, serta aktivitas perbaikan berkelanjutan yang sebelumnya bergantung pada dokumen manual.

3 hari → 30 menitWaktu pelaporan inspeksi yang dipublikasikan

Sumber: studi kasus publik Layana.ID

BUMN · Energy

PLN UP2D

Dashboard analitik EWS Wiseman untuk mengolah histori gangguan dan beban dalam mendukung pemantauan aset.

180+ titikPenyulang yang tercakup menurut publikasi

100+ gardu induk · Sumber: studi kasus publik Layana.ID

Selected Project Portfolio

Pengalaman proyek pada organisasi dengan kebutuhan yang berbeda.

Sarihusada
PLN
Kemendikdasmen
Premiair
KB Bukopin
RS Sardjito
Engagement Fit

Custom development tepat ketika proses bisnis menjadi pembeda.

SOP unik tidak terakomodasi software siap pakai.
Data harus terhubung dengan sistem lama atau pihak ketiga.
Perusahaan memerlukan kontrol terhadap roadmap dan kepemilikan sistem.
Implementasi perlu dilakukan bertahap untuk mengendalikan risiko.
Beyond Off-the-Shelf

Bisnis yang tumbuh akan melampaui software yang generik.

Ketika SaaS mulai membatasi proses, custom software memberi kendali untuk berubah lebih cepat, bekerja lebih presisi, dan berkembang tanpa memaksa bisnis mengikuti sistem.

Jangan paksa bisnis mengikuti software. Bangun software yang mengikuti bisnis.

Unduh PDF
01 / 10