Suka atau tidak, cepat atau lambat, segalanya akan serba metaverse suatu saat nanti. Untuk saat ini, barangkali hanya segelintir orang yang membicarakannya. Lebih sedikit lagi yang benar-benar terjun ke metaverse. Beberapa yang terjun ke sana memilih berjualan NFT demi mendapat uang. Beberapa yang lain menjelajah metaverse melalui browser tiga dimensi seperti Decentraland atau SandBox, lantas berinvestasi di sana. Akan tetapi semua itu baru permulaan. Konsep metaverse yang sesungguhnya, yang akan mengubah bagaimana dunia bekerja, belum benar-benar terjadi.

Lantas, akan seperti apa metaverse bekerja suatu saat nanti? Satu hal yang pasti, akan ada jauh lebih banyak perusahaan yang berdiri dan beroperasi di metaverse. Perusahaan-perusahaan besar seperti Meta, Microsoft, Amazon, atau bahkan Google, bisa dipastikan akan memiliki kantor mereka di dunia meta, mempekerjakan karyawan-karyawan baru di sana, dan mengerjakan hal-hal yang belum terpikirkan sekarang. Pun, perusahaan yang benar-benar baru juga pasti akan bertebaran di metaverse. Berbagai media online akan muncul dan memiliki kantor di metaverse dan mempekerjakan banyak orang dari seluruh dunia. Tidak hanya media online, namun juga software house, studio foto dan video, bahkan bioskop, toko pakaian, atau malah stadion esport juga akan ada.

Artinya apa? Kita benar-benar akan membaur dengan masyarakat global pada semesta meta. Kita akan bekerja bersama mereka, berkomunikasi dengan mereka, menjalin relasi dengan mereka, bahkan membangun bisnis dengan mereka. Lantas, jika semua itu memang akan terjadi, apa yang harus kita persiapkan agar tidak tergerus gelombang besar metaverse ini? Berikut adalah skill yang harus kita miliki jika ingin bertahan di era metaverse.

Skill yang Harus Dimiliki di Era Metaverse #1 Bahasa Inggris

Kita tidak membahas skill yang menunjang ekosistem metaverse secara langsung seperti teknisi blockchain atau semacamnya. Yang akan kita bahas adalah skill basic yang bisa kita pelajari dan mampu kita jadikan pegangan untuk bertahan di era metaverse. Dan tidak ada skill yang lebih basic daripada kemampuan berkomunikasi. Lantas, karena kita akan melebur dengan masyarakat dunia di metaverse, maka komunikasi tentunya dilakukan dengan Bahasa Inggris.

Bohong kalau mengatakan Bahasa Inggris tidak penting. Nyatanya, siapa saja yang tidak memahami Bahasa Inggris akan jauh tertinggal dari kemajuan teknologi, tertinggal dari peluang-peluang besar, dan tentu saja tidak mungkin bisa cepat beradaptasi dengan cepat.

Oke, hal ini bisa saja disangkal dengan narasi, jika segala hal sudah metaverse, maka orang Indonesia di metaverse juga semakin banyak, itu berarti tidak masalah jika tidak bisa Bahasa Inggris. Ya, narasi itu memang benar, akan tetapi itu artinya kita harus menunggu lebih lama, pun kehilangan peluang untuk pekerjaan-pekerjaan bergengsi dari luar negeri.

Bahkan, jika kita menjelajah metaverse dan bekerja sebagai penjaga toko sepatu sekalipun, skill Bahasa Inggris sangat dibutuhkan karena tentu saja harapan pemilik toko sepatu yang berbelanja di sana bukan hanya orang Indonesia, melainkan siapa saja tak peduli asal negara mereka.

Jadi, sebelum segalanya serba metaverse, ada baiknya kita latih lagi skill Bahasa Inggris kita sehingga jika kelak era metaverse tiba, kita sudah siap untuk berinteraksi di dalamnya.

Skill yang Harus Dimiliki di Era Metaverse #2 Programming

Programming adalah ilmu yang tidak akan pernah mati selama teknologi terus berkembang. Juga, mempelajari ilmu pemrograman bisa dilakukan di mana saja, tidak terbatas hanya di pendidikan tinggi. Dengan kemampuan programming yang mumpuni, maka kita akan selalu relevan dan bisa bertahan di era metaverse.

Kita sudah membahas di awal artikel ini bahwa segala jenis perusahaan bisa memiliki kantor di metaverse. Salah satunya tentu saja software house atau bahkan StartUp. Dengan fakta itu, sudah jelas bahwa akan menjadi keuntungan besar jika kita memiliki skill programming.

Kita bisa bekerja menjadi programmer untuk perusahaan yang lokasi fisiknya berada di Pakistan atau malah Norwegia. Selama perusahaan itu memiliki kantor di metaverse, pun ternyata mendapat banyak klien dari penduduk metaverse tersebut, maka perusahaan itu akan bertahan, pun kita yang bekerja di sana bisa mendapat bayaran tiap bulannya.

Metaverse memungkinkan konsep Work From Home yang sudah mulai akrab di Negara kita ini menjadi semakin luas. Secara fisik kita memang bekerja dari rumah, tetapi avatar kita di metaverse, berkeliaran di semesta digital tersebut, mendatangi kantor software house, dan bekerja di sana dengan bayaran tinggi.

Skill yang Harus Dimiliki di Era Metaverse #3 Investing

Basic investasi harus kita miliki jika ingin bertahan dan mendapatkan uang dari metaverse. Metaverse yang bisa kita jelajahi sudah pasti menawarkan peluang investasi besar di dalamnya. Sebuah lahan baru yang bisa kita olah sedemikian rupa untuk mendapatkan keuntungan besar. Di metaverse, tanah baru terhampar dalam bentuk NFT terhampar di mana-mana. Dengan pemahaman investasi paling basic, tentu masuk akal jika kita membeli sebidang tanah virtual, membangunnya gedung dan menyewakannya kepada para pebisnis, atau justru kita gunakan sendiri untuk berbisnis. Semuanya akan menghasilkan uang, meski untuk memulainya, tentu kita harus memiliki modal yang tidak sedikit.

Jika membeli tanah virtual terlalu mahal, kita bisa menyewa sebidang tanah di lokasi strategis. Dengan sebidang tanah itu, kita bangun billboard besar dan menyewakannya kepada brand yang ingin memasang iklan. Dengan begitu, sekalipun kita tidak memiliki tanah, kita tetap bisa mendapatkan keuntungan dari biaya iklan di billboard kita.

Atau jika kedua hal di atas terlalu muluk-muluk, dengan basic investing yang kita miliki, kita bisa melihat metaverse mana yang paling prospek di masa depan, lantas berinvestasi dengan membeli koin kripto yang digunakan sebagai mata uang di metaverse tersebut.

Intinya adalah, pemahaman mengenai investasi sangat dibutuhkan untuk terjun dan bertahan ke metaverse. Bahkan pemahaman investasi tentang saham saat ini, bisa saja tidak lagi relevan jika segalanya sudah mengenai metaverse. Bisa saja bursa saham akan bertransformasi ke dalam metaverse, mengingat banyaknya perusahaan besar yang akan berdiri di dalamnya.

Skill yang Harus Dimiliki di Era Metaverse #4 Digital Marketing

Tidak bisa dimungkiri bahwa digital marketing adalah masa depan ilmu marketing. Saat segalanya serba metaverse, artinya segalanya akan serba digital. Hampir semua perusahaan akan terjun ke ranah digital, dan itu artinya akan semakin banyak permintaan tentang digital marketing.

Ilmu marketing konvensional bisa saja masih ada, tetapi ilmu tersebut rasanya kurang relevan jika digunakan ke dalam metaverse. Ilmu marketing yang dibutuhkan adalah bagaimana melakukan targeting iklan yang paling sesuai agar dilihat orang yang memang ingin melihat iklan itu. Ketika banyak perusahaan digital yang berdiri di metaverse, maka masing-masing dari perusahaan itu tentu akan membutuhkan orang dengan skill digital marketing.

Skill yang Harus Dimiliki di Era Metaverse #5 Segalanya Tentang Konten Kreasi

Bayangkan seperti ini, ada sebuah perusahaan besar di metaverse yang ingin membuat materi iklan. Jika kita memiliki kemampuan mumpuni tentang membuat konten, maka kita bisa dengan percaya diri mengambil proyek tersebut. Skill untuk menulis skrip, mengedit video, membuat desain, dan segalanya tentang pembuatan konten, semuanya sangat dibutuhkan untuk bertahan di dunia yang serba meta.

Atau sederhananya, kita menjelajah metaverse dengan kemampuan konten kreasi, maka kita bisa melamar di perusahaan yang membuka lowongan tentang hal itu, atau sebatas menjadi pekerja lepas yang mencari klien di metaverse. Intinya adalah, jika kita memiliki kemampuan terkait konten kreasi, maka peluang untuk mendapatkan klien di metaverse akan jauh lebih besar daripada di dunia nyata saat ini.

 
Tags : metaverse nft decentraland sandbox bahasa inggris programming digital marketing konten creator skill di era digital skill di era metaverse pekerjaan di metaverse pekerjaan di era metaverse keahlian di era digital keahlian di metaverse

Related Articles

7 Macam Profesi Menarik dibidang IT

p.p1 {margin: 0.0px 0.0px 0.0px 0.0px; font: 12.0px 'Helvetica Neue'; color: #454545} li.li1 {m...

Tips Sukses Memulai Bisnis Startup Agar Bertahan Lama

Tips Sukses Memulai Bisnis Startup Agar Bertahan Lama Memulai bisnis startup memang gampang-gampa...

9 Unique Selling Point Yang Bikin Usahamu Moncer Di Tahun 2022. No.7 Ngga Disangka

9 Unique Selling Point Yang Bikin Usahamu Moncer Di Tahun 2022. No.7 Ngga Disangka Tahukah kamu k...