Memiliki uang 20 juta rupiah bisa kita manfaatkan untuk membuka bisnis yang sangat menghasilkan. Dari semua jenis bisnis yang bisa kita pilih, rasanya bisnis pada bidang teknologi bisa dipertimbangkan. Kenapa begitu? Bisnis teknologi memungkinkan kita mendapat keuntungan besar dari modal yang relatif kecil. Penasaran bisnis apa saja di bidang teknologi yang bisa kita coba? Mari kita bahas.

Studio Video

Kebutuhan akan pembuatan video meningkat tajam seiring banyaknya orang yang tertarik menjadi YouTuber. Sayangnya, kebutuhan tersebut tidak berbanding lurus dengan kemampuan orang untuk membuat studio yang proper. Dengan begitu, jika kita memiliki satu studio video yang lengkap dan menyewakannya kepada masyarakat umum, hal tersebut akan sangat membantu orang yang ingin membuat video.

Kita hanya perlu mempersiapkan kamera untuk pengambilan gambar, set lighting yang memadai, latar belakang green screen, komputer editing, properti seperti meja dan kursi, serta tentu saja satu set perlengkapan audio.

Estimasi biaya yang dibutuhkan adalah, satu set lighting dan background, mengambil harga rata-rata paket di Tokopedia adalah 2 juta rupiah. Satu set untuk audio yang proper untuk membuat video, kembali mengambil harga rata-rata paket di Tokopedia adalah satu juta delapan ratus ribu rupiah. Komputer editing video sekitar 7 juta rupiah. Setelah itu, kamera yang digunakan cukup menggunakan Sony Alpha 6000 sudah cukup untuk mengambil video, dan memiliki harga sekitar 6 juta rupiah. Total untuk membeli peralatan adalah sebesar enam belas juta delapan ratus ribu rupiah. Sisanya bisa digunakan untuk membeli properti studio, melakukan promosi, atau biaya perawatan.

Sebagai awalan, ruangan yang digunakan bisa saja kamar kos dengan harga sewa per bulan tidak terlalu mahal. Dengan begitu, kita hanya mengeluarkan uang sekitar dua puluh juta rupiah, sudah bisa memiliki studio video yang proper untuk disewakan. Kita bisa menyewakan studionya saja, atau sekalian menawarkan jasa pengeditan video. Tentunya akan semakin bagus jika kita menawarkan harga paket komplit sehingga pelanggan hanya perlu melakukan pengambilan video, membayar, dan tunggu hasil video mereka jadi.  

Digital Agency

Membuat digital agency sebenarnya bisa saja tanpa modal. Agency penyedia artikel misalnya, kita hanya perlu mencari klien, lantas begitu dapat pekerjaan, kita melakukan hiring penulis lepas. Mencari klien juga bisa dilakukan di situs freelancer seperti freelancer.co.id, di mana kita melakukan bidding kepada pencari jasa. Begitu kita mendapat pekerjaan tersebut, barulah kita rekrut penulis. Sayangnya, cara tersebut tampak kurang professional dan hanya bisa menerima pekerjaan-pekerjaan berskala kecil. Kita harus membentuk digital agency berbadan hukum agar bisa mendapat klien lebih banyak lagi.

Kita bisa memperluas cakupan jasa yang dikerjakan. Dari awalnya yang hanya jasa penulisan artikel, bisa merambah ke jasa digital marketing atau semacamnya. Kita membutuhkan tim yang terdiri dari beberapa penulis, beberapa desain grafis, beberapa ahli media sosial, beberapa ahli SEO, dan tentunya seorang marketing yang handal dan bisa mencari klien.

Kita bisa mulai dengan mengajak teman kita yang mahir di beberapa bidang tersebut dan mulai menerima klien. Dengan tim yang memadai, portofolio yang cukup, dan ditambah memiliki badan hukum, digital agency kita pasti ramai klien.

Penyedia Jasa Franchise

Kita tidak membahas membeli franchise di sini, tetapi menjualnya. Kita bisa membuat perusahaan kecil sebagai penyedia franchise tentang segala sesuatu yang sedang menjadi trend. Ketika ada sebuah trend makanan atau minuman populer di kota, kita harus membuat satu gerai yang bisa digunakan sebagai gimmick, mempromosikannya di media sosial, membuatnya tampak ramai, lantas menjual franchisenya.

Tentunya kita harus siap bergonta-ganti trend dan bergerak cepat, pun harus menguasai digital marketing yang baik agar banyak yang tertarik membeli franchise yang kita jual. Juga, kita harus pandai membaca trend yang akan datang, yang sedang datang, dan ke mana trend tersebut akan berlanjut. Semisal, beberapa waktu lalu tengah trend makanan croffle. Trend tersebut dimulai di Jakarta, menyusul kemudian adalah Surabaya. Biasanya, saat di kedua kota tersebut trend sedang naik, Yogyakarta belum mengalami kenaikan trend.

Artinya, jika kita berdomisili di Jakarta atau Surabaya, kita bisa bersiap untuk menargetkan iklan franchise kita ke kota Yogyakarta. Atau, jika kita tinggal di Yogyakarta, kita bisa bersiap menerima trend tersebut dan menjadi pelopor ketika trend naik di Yogyakarta. Dan jika kita menjadi pelopor, akan lebih mudah untuk menjual franchise kita.

Yang dibutuhkan untuk bermain di bidang ini adalah kemampuan untuk membaca tren, kemampuan membuat produk, kemampuan digital marketing untuk menjual franchise, dan tentu saja stamina yang tinggi karena tren akan terus berganti.

Lantas apa yang terjadi setelah trennya mereda? Pilihannya adalah antara berganti ke tren baru yang akan datang, atau targetkan ke daerah lain yang kira-kira akan mengalami tren tersebut.

Tim Gamers NFT

Segala hal tentang NFT sedang sangat menarik untuk digeluti. Kita bisa saja memutuskan untuk membuat proyek NFT beserta ekosistem pendukungnya, tetapi hal tersebut membutuhkan ilmu mendalam tentang teknologi blockchain dan sangat berisiko. Maka dari itu, memilih menghasilkan uang dari ekosistem NFT yang sudah matang adalah pilihan masuk akal.

Game adalah bentuk ekosistem NFT paling masuk akal. Perputaran uangnya jelas terjadi, kegunaan NFT juga benar-benar berfungsi untuk game, dan cara kita mendapatkan uang juga sangat mudah. Pada sebuah game play to earn, kita bisa bermain game, memenangkan level demi level, dan memenangkan mata uang kripto. Mata uang tersebut bisa kita tukar di bursa kripto dan dicairkan menjadi rupiah.

Salah satu game yang paling sederhana dan menghasilkan uang lumayan adalah game android Real Realm. Di game tersebut, kita akan mendirikan sebuah kerajaan, melakukan invasi ke kerajaan-kerajaan tetangga, dan mendapatkan hero dalam bentuk NFT. Ketika kita sudah memiliki hero dalam bentuk NFT, kita bisa melakukan pertarungan yang hadiah kemenangannya adalah mata uang kripto yaitu REAL.

Setiap satu kemenangan pertandingan, kita bisa mendapatkan 10 sampai 20 Real. Per satu Real saat ini setara dengan seratus rupiah, sehingga per pertandingan, kita bisa mendapat sekitar seribu rupiah sampai dua ribu rupiah. Terkesan sedikit? Tentu saja karena itu hanya hadiah dari satu pertandingan, sementara kita bisa melakukan puluhan pertandingan hanya dalam waktu beberapa jam saja.

Jika dalam satu hari kita melakukan lima puluh pertandingan, dan dalam satu pertandingan kita mendapat dua ribu rupiah, maka kita bisa mendapat seratus ribu rupiah. Dalam satu bulan, kurang lebih bisa mendapat tiga juta rupiah. Angka tersebut sangat fluktuatif mengingat mata uang kripto Real juga bisa naik dan turun.

Permasalahannya adalah, untuk mendapat hero NFT tidaklah mudah. Kita harus melakukan pertarungan biasa berulang kali dan mengumpulkan pecahan-pecahan hero NFT. Begitu terkumpul lima puluh pecahan, barulah kita bisa memperoleh satu hero NFT dan melakukan pertarungan untuk mendapatkan uang.

Kita punya dua pilihan. Bermain sangat hebat dan lama untuk mendapatkan NFT, atau membelinya di marketplace yang disediakan. Opsi pertama memungkinkan kita mendapat untung tanpa keluar modal sama sekali tetapi butuh waktu lama. Opsi kedua membutuhkan modal, tetapi bisa lebih cepat mendapat keuntungan. Satu hero NFT di marketplace dihargai sekitar 2000 – 3000 Real, atau setara dengan dua ratus ribu rupiah hingga tiga ratus ribu rupiah. Untuk mendapatkan kemenangan maksimal dan keuntungan lebih banyak, kita butuh setidaknya 4 hero NFT. Artinya, kita harus mengeluarkan biaya sekitar delapan ratus ribu rupiah sampai satu juta dua ratus ribu rupiah.

Untuk itulah kita perlu modal dan tim. Melakukannya seorang diri akan menguras waktu, pikiran, dan tenaga. Kita harus berpikir membangun kerajaan, memperkuat pasukan, melakukan strategi, dan harus mengurusi NFT, mengurusi dompet kripto, mengurusi jual beli mata uang di bursa, dan masih banyak lagi.

Kita butuh tim terdiri dari orang yang paham dunia kripto dan terbiasa melakukan transaksi antar bursa, karena hal itu pasti akan dilakukan saat harus membeli NFT maupun menarik keuntungan. Juga, kita butuh beberapa orang yang sangat mahir memainkan game strategi. Untuk mendapatkan penghasilan lebih banyak lagi, membuat banyak akun dan mengoptimasi masing-masing di antaranya adalah pilihan masuk akal.

Kita bisa merekrut gamers yang mengurus lima akun sekaligus sehingga keuntungannya bisa lima kali lipat. Dengan begitu, penghasilan per bulan bisa sangat mencukupi untuk balik modal membeli NFT, membayar internet, menggaji gamers, dan tentu saja menggaji diri kita sendiri.

 
Tags : bisnis modal 20 juta bisnis teknologi bisnis digital bisnis nft

Related Articles

Pilihan Tempat Makrab Untuk Mahasiswa Di Jogja

Malam Keakraban alias Makrab adalah acara ‘kumpul-kumpul’ yang biasa digelar sebuah komu...

TAKUT PENJUALAN TERJUN BEBAS? INI RAHASIA BIAR CUAN DAN TETAP BERTAHAN

Apakah anda saat ini juga merasakan semakin banyaknya toko online? Ataukah anda salah satu pemilik o...

5 Pasar Ramadhan Paling Hits Dan Meriah Di Jogja

Pasar kaget Ramadhan sudah bukan hal yang asing di Yogyakarta. Beragam kuliner bisa kamu jumpai disa...