Layana LogoBy kristal | Diposting tanggal 23 Januari 2024

Pentingnya Merancang Sistem Material Requirement Planning (MRP) di Perusahaan Manufaktur Anda!

BerandaArtikelInfo TeknologiPentingnya Merancang Sistem Materia...
Pentingnya Merancang Sistem Material Requirement Planning (MRP) di Perusahaan Manufaktur Anda!

Hal paling krusial pada perusahaan manufaktur adalah pengelolaan bahan produksi. Rincian data bahan baku, penganggaran, potensi penyusutan bahan baku ke bahan jadi, bahkan sampai ke pengelolaan penyimpanan. Dalam penyimpanan sendiri dibedakan menjadi dua, antara penyimpanan bahan mentah dan penyimpanan bahan jadi. Karena itu, penting bagi perusahaan manufaktur Anda untuk mengimplementasikan sistem Material Requirement Planning (MRP) di perusahaan manufaktur Anda.

Dengan menerapkan MRP, maka perusahaan manufaktur Anda bisa melakukan kontrol terhadap pembelian bahan baku. Pembelian hanya akan dilakukan apabila dalam sistem MRP sudah memberi notifikasi terkait stok yang mulai menipis. Dengan demikian, maka tidak akan terjadi penumpukan bahan baku berlebihan di gudang. Selain itu, MRP juga bisa membantu pihak purchasing tahu kapan harus segera melakukan pembelanjaan termasuk apa saja yang harus dibeli dan berapa jumlahnya, sehingga proses kerja menjadi lebih maksimal.

Karena itulah bagi Anda yang ingin mengembangkan sistem MRP, berikut Layana.ID akan memberikan rekomendasi terkait fitur apa saja yang harus ada, sehingga sistem MRP tersebut bisa optimal diaplikasikan di perusahaan manufaktur Anda.

Fitur Pengontrolan Persediaan Barang

Ini adalah fitur utama dari MRP. Barang di sini terbagi menjadi dua, antara barang mentah dan barang jadi. Keduanya memiliki sistem pengontrolan yang berbeda. Dengan MRP, bisa secara otomatis diketahui apabila stok barang jadi sudah menipis, sehingga langsung memberitahu tim produksi untuk segera mengolah barang mentah. Di sisi lain, sistem juga bisa merekam secara otomatis barang mentah apa saja yang diperlukan untuk proses produksi, berapa jumlah yang dikeluarkan, berapa persentase penyusutannya, bahkan bisa juga melakukan prediksi kegagalan berdasarkan analisis produksi sebelumnya.

Selain itu, melalui fitur ini, MRP berfungsi untuk memberitahukan ke tim purchasing apabila ada barang mentah yang sudah menipis stoknya. Setiap proses produksi, maka sistem akan secara otomatis mengurangi data stok di barang mentah. Setelah proses produksi selesai, maka sistem secara otomatis akan menambah data stok di penyimpanan barang jadi.

Fungsi fitur ini juga bisa dimanfaatkan untuk memberikan data jadwal produksi sehingga bisa lebih mudah mengetahui intensitas permintaan dan pengadaan barang mentah. Di sisi lain, fitur ini juga membantu meringankan beban pengelolaan gudang. Tanpa mengetahui kebutuhan akan barang mentah, maka pihak perusahaan pasti akan menimbun barang mentah yang sangat banyak. Hal itu berdampak buruk pada dua hal. Pertama, adanya potensi kerusakan barang mentah saat penyimpanan. Dan kedua, beban kerja staff gudang akan semakin berat dengan banyaknya barang.

Memanfaatkan fitur pengontrolan persediaan barang, maka perusahaan manufaktur Anda bisa mengetahui jumlah wajar dan aman terkait barang yang harus disimpan, baik barang mentah maupun barang hasil produksi. Dengan semakin optimalnya penyimpanan gudang, tidak menumpuknya barang mentah, maka hal itu juga berdampak pada keuangan perusahaan yang tidak melakukan overbuying, sehingga pengelolaan keuangan menjadi lebih optimal.

Fitur Pengelolaan Pembelian Barang Mentah

Dikarenakan proses pengelolaan persediaan barang berhubungan langsung dengan proses pembelian, maka bagian pembelian juga akan semakin optimal dengan MRP. Fitur pengelolaan pembelian barang mentah akan membantu proses pembelian semakin rapi, karena sistem secara rutin memberi informasi kapan pembelian harus dilakukan. Tanpa menerapkan sistem ini, pembelian barang mentah mungkin saja dilakukan setiap minggu terhadap semua data barang. Hal itu akan berdampak pada penumpukan barang di gudang. Barang-barang yang sudah lama dibeli, bisa saja malah dikeluarkan belakangan karena karyawan mengambil barang yang paling mudah terjangkau tanpa mempedulikan kapan barang tersebut masuk gudang.

Dengan sistem MRP, maka skala prioritas pembelian barang bisa disetting untuk mengatur flow barang yang ada di gudang. Semakin efketif proses pembelian, maka semakin sehat juga arus keluar masuk barang dari gudang. Sehingga, tidak akan ada kasus barang lama tertimbun sedangkan barang baru justru keluar lebih dahulu.

Fitur ini juga bisa digunakan untuk mengatur perencanaan pembelian. Dengan sistem MRP, maka bisa dilacak setiap langkah produksi, sekaligus memahami barang mana yang harus terlebih dahulu dibeli, serta kapan waktu pembelian tersebut akan dilakukan.

Fitur Perencanaan Produksi

Proses produksi adalah tahapan utama dalam industri manufaktur. Karena itu, fitur perencanaan produksi sangat krusial untuk sistem MRP. Dalam fitur ini, setiap barang mentah yang digunakan untuk diolah akan dicatat secara mendetail, sehingga bisa ketahuan kebutuhan akan setiap barang mentah tersebut.

Dengan fitur ini, maka perusahaan Anda bisa mendeteksi penyebab keterlambatan proses produksi yang disebabkan oleh kelangkaan barang mentah. Dengan demikian, sistem akan langsung memberitahu pihak purchasing untuk segera melakukan pengadaan barang. Apabila memang belum bisa dilakukan pengadaan akibat masalah apa pun, maka sistem bisa melakukan penjadwalan ulang proses produksi, atau memilih merekomendasikan pemroduksian barang lain dengan pertimbangan ketersediaan barang yang sudah siap diolah.

Proses perencanaan produksi ini juga bisa digunakan untuk mengatur skala prioritas pemroduksian. Skala tersebut bisa diurutkan berdasarkan banyaknya stok barang mentah di gudang, atau berdasarkan produk jadi mana yang paling laris, atau seperti yang dibahas sebelumnya, yakni apabila ada barang mentah yang langka dan belum bisa diolah secara langsung.

Bagaimana Cara Membuat Sistem MRP Secara Custom?

Setelah mengetahui pentingnya pengaplikasian sistem MRP, juga setelah mengetahui fitur mana yang wajib ada, maka sekarang adalah waktu yang tepat untuk membuat sistem MRP di perusahaan Anda. Bekerjasama dengan vendor IT bisa menjadi solusi untuk mewujudkan sistem MRP di perusahaan manufaktur Anda. Meski begitu, memilih vendor IT juga tidak boleh asal. Harus mempertimbangkan kredibilitas dan reputasi vendor IT tersebut. Kami, Layana.ID bisa menjadi salah satu opsi vendor IT atau software house untuk pembuatan sistem MRP di perusahaan Manufaktur Anda. Kami sudah berdiri sejak 2016 dan telah banyak bisnis baik skala kecil maupun besar untuk melakukan digitalisasi. Ingin berkonsultasi terkait pembuatan sistem MRP untuk perusahaan Anda? Jangan ragu untuk hubungi kami.

Bagikan