Layana LogoDitulis oleh kristal | Diposting tanggal 02 Februari 2024

Panduan Mengembangkan Sistem Lelang Online untuk Startup atau Perusahaan Anda

BerandaArtikelInfo TeknologiPanduan Mengembangkan Sistem Lelang...
Panduan Mengembangkan Sistem Lelang Online untuk Startup atau Perusahaan Anda

Salah satu proses transaksi yang sangat menarik dan diminati banyak orang adalah lelang. Dengan sistem lelang, pihak penjual bisa mendapatkan keuntungan yang jauh lebih besar apabila barangnya dilelang sampai menyentuh harga tertinggi. Barang-barang langka berpotensi terjual dengan sangat mahal. Di sisi lain, barang-barang yang relatif banyak ketersediaannya, bisa terjual relatif murah pada sistem lelang.

Proses lelang umumnya berlangsung secara offline. Meski begitu, dikarenakan trend pembelian sesuatu kini sudah migrasi ke ranah digital, maka wajar jika sistem lelang digital juga mulai dipertimbangkan. Di startup marketplace digital, event lelang bisa diselenggarakan pada kesempatan-kesempatan tertentu, seperti ketika tanggal cantik, setiap weekend, atau saat sebuah produk baru launching. Kali ini, Layana.ID akan membedah apa saja yang perlu diperhatikan saat mengembangkan sistem lelang online untuk startup atau Perusahaan Anda. Sistem lelang online ini bisa menjadi salah satu fitur di marketplace startup yang sudah ada, atau bisa juga menjadi satu startup baru yaitu berupa marketplace yang transaksinya menggunakan lelang sepenuhnya.

Pembuatan Fitur Pendaftaran Pengguna

Apabila Anda membuat sistem lelang khusus untuk aplikasi baru, maka pembuatan Fitur proses pendaftaran Pengguna sangatlah krusial. Hal ini berfungsi untuk mendata identitas para pengguna secara detail seperti nama, informasi kontak, dan preferensi pembayaran. Proses pendaftaran mungkin mencakup verifikasi email atau otentikasi dua faktor untuk meningkatkan keamanan.

Meski begitu, apabila Anda mengembangkan sistem lelang online untuk aplikasi yang sudah ada, fitur ini hanya perlu mengintegrasikan data pengguna dari pendaftaran pertama mereka. Perlu diketahui, tak sebatas untuk pendaftaran, namun data dari pengguna memungkinkan mereka untuk melacak penawaran, mengelola transaksi, dan menerima pemberitahuan dari sistem.

Sayangnya, saat ini pengguna relatif malas untuk mengisi form terlalu banyak. Dengan adanya integrasi dengan akun media sosial seperti Facebook, Apple ID, atau Google, hal tersebut akan sangat memudahkan proses pengisian data diri mereka.

Fitur Listing Produk Lelang

Setelah pengguna melakukan registrasi, maka mereka bisa memilih untuk membuka toko atau hanya menjadi pembeli. Apabila memutuskan membuka toko, maka mereka harus menginputkan produk-produk yang akan dijual dengan sistem lelang online. Sistem harus bisa menyediakan user interface yang mudah dipahami sehingga penjual mampu mengunggah informasi terkait produk mereka. Beberapa hal yang harus diinputkan saat menambahkan produk antara lain adalah nama produk, deskripsi produk, gambar berkualitas tinggi, dan harga tawar awal.

Penjual juga dapat memiliki opsi untuk menetapkan harga paling minimal dari nilai tawar atau memilih format lelang. Selain itu, penjual juga bisa memilih proses lelang berlangsung. Apakah berdasarkan waktu, sehingga siapa pun yang menawar dengan harga tertinggi saat waktunya habis akan langsung dinyatakan sebagai pemenang, atau proses lelang berlangsung berdasarkan harga. Di sistem lelang berdasarkan waktu, siapa pun masih bisa menawar selagi waktunya masih tersedia. Sementara itu di sistem lelang berdasarkan harga, pihak penjual bisa memutuskan pemenang asalkan sudah cocok dengan penawar dengan harga tertinggi.

Penjadwalan Lelang dan Notifikasi Event Lelang

Pengguna harus menerima informasi kapan event lelang berlangsung. Pihak marketplace bisa saja menyelenggarakan event rutin dengan jadwal tetap, namun bisa saja pengguna lupa akan hal tersebut. Karena itulah penting untuk memberitahu pengguna terkait event lelang dengan mengirimkan notifikasi. Event lelang bisa berlangsung serentak diadakan untuk semua toko, sehingga seluruh proses sudah dikelola oleh pihak marketplace, atau bisa juga setiap toko yang mengadakan event lelang mereka sendiri-sendiri.

Namun hal berbeda apabila marketplace tersebut memang khusus untuk transaksi lelang. Sejak awal, pengguna yang akan bertransaksi memang sudah mengetahui terkait proses lelang tersebut dan menawar harga. Apabila kasusnya seperti itu, maka konsep lelang yang berlangsung biasanya bukan berdasarkan waktu, melainkan hanya berdasarkan harga.

Fitur Proses Lelang Online

Sekalipun proses transaksi dari marketplace tersebut memang semuanya lelang, akan tetapi dalam event-event tertentu perlu ada lelang langsung yang diselenggarakan oleh pihak marketplace. Karena itu dalam proses ini, sistem harus bisa memunculkan produk apa saja yang akan dilelangkan dan mengelola proses lelang sampai menentukan pemenang dari setiap produk.

Proses ini wajarnya berlangsung secara otomatis dari sistem. Meski begitu karena trend live shopping sekarang sedang sangat populer, maka menambahkan variasi live streaming lelang dengan panduan host akan sangat menarik perhatian. Jadi, host yang akan memperkenalkan setiap produk yang dilelang, barulah sistem yang akan membantu proses bidding dari setiap pengguna yang bergabung dalam event tersebut.

Fitur Bidding Tracking saat Live Lelang Berlangsung

Saat lelang tengah berjualan, baik semuanya full dioperasikan sistem atau dipandu host melalui live streaming, maka siapa saja yang sudah melakukan bidding haruslah teridentifikasi secara mendetail. Dengan fitur ini, maka sistem bisa melacak progress dari proses lelang, sehingga setiap pengguna bisa mengetahui data real time tentang penawar tertinggi saat itu juga. Fitur ini juga berfungsi untuk memberitahu pengguna apakah mereka memenangkan lelang atau kalah dalam lelang terhadap sebuah barang. Setiap pengguna bisa langsung menawar banyak barang sekaligus yang tengah dilelangkan, sehingga notifikasi proses lelang bisa sangat membantu mereka.

Di sisi lain, pengguna juga menerima notifikasi apabila ada pengguna lain yang menawar dengan harga lebih tinggi. Dengan demikian, si pengguna bisa mengajukan penawaran lebih tinggi lagi apabila memang ingin memenangkan produk tersebut. Notifikasi ini melainkan peran yang sangat krusial. Di satu pihak membantu pengguna untuk terus mencoba memenangkan lelang, dan di pihak lain menguntungkan penjual produk karena berpotensi menjual dengan harga maksimal.

Fitur Transaksi Pembayaran Pasca Lelang

Apabila lelang sudah berakhir dan setiap produk menemukan pemenang, maka tahap berikutnya adalah setiap pemenang harus melakukan transaksi pembayaran dan pengiriman produk. Akan tetapi masih ada satu masalah lagi di sini. Apabila pemenang sudah ditentukan dan tidak melakukan pembayaran dalam waktu tertentu, maka apa yang terjadi dengan produk tersebut? Sistem harus bisa menentukan skema seperti ini. Apakah penawar tertinggi kedua yang dinyatakan sebagai pemenang, atau produk tersebut batal terjual.

Bagaimana Cara Membangun Sistem Lelang Online?

Setelah mengetahui manfaat dari pengaplikasian sistem lelang online dan fitur apa saja yang harus ada, kini pertanyaannya adalah bagaimana cara mengembangkan sistem tersebut? Anda tentu harus bekerjasama dengan vendor IT atau software house yang kompeten dan memiliki reputasi tinggi. Salah satu yang bisa menjadi pertimbangan Anda adalah Layana.ID. Kami adalah perusahaan software house yang sudah berdiri sejak 2016 dan telah membantu banyak bisnis baik besar maupun kecil, BUMN maupun swasta, dan nasional maupun international, untuk melakukan digitalisasi. Kami bisa membantu Anda merealisasikan semua ide digitalisasi perusahaan Anda. Ingin berkonsultasi terkait pembuatan sistem lelang online terlebih dahulu? Jangan ragu untuk hubungi kami.

 

Bagikan
Cek Estimasi