Layana LogoBy kristal | Diposting tanggal 30 Januari 2024

Panduan Membuat Startup untuk Remote Work dari Luar Negeri

BerandaArtikelInfo TeknologiPanduan Membuat Startup untuk Remot...
Panduan Membuat Startup untuk Remote Work dari Luar Negeri

Tren bekerja remote untuk perusahaan luar negeri semakin naik akhir-akhir ini. Banyak influencer yang mengklaim bekerja remote dan bisa menghasilkan puluhan juta rupiah per bulan. Meski menuai polemik terkait klaim tersebut, dan juga regulasi bekerja remote perusahaan luar negeri masih belum jelas, namun banyak yang ingin mencoba peruntungan bekerja remote.

Prakteknya, kerja remote perusahaan luar negeri memang memungkinkan, terlebih di bidang digital, entah desain, programming, maupun pembuatan konten. Sayangnya, belum banyak yang tahu bagaimana cara mendapatkan pekerjaan remote untuk perusahaan luar negeri.

Memanfaatkan fenomena ini, maka langkah yang sangat tepat apabila Anda membuat startup yang bisa menjembatani antara para pencari kerja dengan pemberi kerja di luar negeri. Konsepnya seperti apa? Mari kita bedah bersama.

Fokus ke Micro Jobs dan Freelance

Untuk menghubungkan perusahaan besar yang mau mempekerjakan tenaga asing secara remote tentu tidaklah mudah. Karena itu, alternatifnya adalah platform startup yang Anda buat hanya fokus ke pekerjaan freelance yang sifatnya micro. Pekerjaan-pekerjaan non kontrak yang bisa dilakukan oleh hampir siapa saja. Jenis pekerjaan ini seperti menonton video Youtube, memberikan komentar terhadap beberapa postingan, atau melakukan ulasan ke beberapa produk.

Pemberi kerja yang ditarget juga bukan perusahaan besar dan bergengsi, melainkan bisa saja perorangan. Katakanlah ada seorang YouTuber yang ingin mendapatkan views banyak begitu posting video, maka tinggal memposting pekerjaan tersebut di platform yang Anda buat. Per pekerjaan penghasilannya memang tidak terlalu besar, akan tetapi kunci dari micro jobs seperti ini ada pada kuantitas.

Startup jenis seperti ini akan sangat membantu bagi para pemula yang belum punya skill spesifik namun ingin mencoba merasakan kerja remote luar negeri. Hal yang penting untuk diperhatikan adalah cara membangun komunitas agar banyak yang memposting pekerjaan di platform startup Anda. Keberlangsungan dari platform seperti ini adalah banyaknya pemberi kerja. Semakin sedikit pemberi kerja, maka semakin sedikit pula yang berminat menggunakan platform tersebut.

Fokus ke Pekerjaan Kreatif

Apabila micro jobs dinilai terlalu kecil bayarannya, maka Startup Anda bisa fokus ke pekerjaan lain yang lebih membutuhkan effort. Meski begitu jangan incar pekerjaan dari perusahaan-perusahaan besar. Karena untuk menghubungi perusahaan yang membuka lowongan pekerjaan tentu saja relatif menyusahkan.

Karena itu, startup yang Anda buat sebaiknya mengincar pekerjaan dari para konten kreator di platform mana pun. Saat ini banyak konten kreator yang memiliki penghasilan besar, terlebih di luar negeri, dan butuh Tim untuk membantu pekerjaannya.

Pekerjaan tersebut bisa berupa penulisan script, bisa editing video, bahkan bisa juga mengelola platform media sosial dari si konten kreator tersebut. Pekerjaan-pekerjaan tersebut jelas saja memiliki tingkat kesulitan yang relatif tinggi, akan tetapi bayaran yang diterima juga akan setimpal.

Fokus ke Satu Pekerjaan yang Spesifik

Startup yang Anda buat juga bisa fokus ke satu jenis pekerjaan saja yang potensial. Pekerjaan itu bisa seperti programming, video editing, pembuatan logo, penulisan, atau jenis pekerjaan yang lain. Dengan fokus ke satu jenis pekerjaan, harapannya bisa lebih mudah menjangkau komunitas dari pekerjaan terkait.

Setiap pekerjaan, terlebih yang berhubungan dengan digital, pasti memiliki komunitas masing-masing. Anda sebagai calon founder startup tinggal menghubungi komunitas tersebut untuk mempromosikan platform pekerjaan remote tersebut.

Secara Teknis, Apa Saja yang Dibutuhkan?

Setelah mengetahui beberapa jenis platform remote pekerjaan luar negeri, kini perlu dipikirkan terkait teknis dari platform tersebut. Hal pertama yang harus dipikirkan adalah mana dulu yang harus dijangkau. Apakah para calon pekerja terlebih dahulu, atau pemberi kerja terlebih dahulu, atau keduanya sekaligus. Ketiganya memiliki pendekatan yang berbeda.

Untuk yang pertama, di mana startup Anda menjaring pekerja terlebih dahulu, biasanya akan pas untuk jenis pekerjaan spesifik. Setiap calon pekerja sudah terjamin kualitasnya disertai dengan berbagai portofolio. Begitu mendapatkan data dari calon pekerja, maka Anda bisa menawarkan data tersebut ke luar. Dengan jajaran pekerja berkompeten, maka orang-orang di luar yang ingin membuat proyek terkait keahlian para pekerja, akan lebih percaya dan mau menggunakan platform startup Anda.

Untuk yang kedua, di mana Anda mencari pemberi kerja terlebih dahulu, akan lebih cocok untuk pekerjaan-pekerjaan micro jobs yang ringan dan bayarannya rendah. Jumlah orang yang mau membayar murah untuk pekerjaan remeh temeh sangatlah melimpah. Ada banyak platform di luar sana terkait bidang ini, dan mayoritas selalu ramai pemberi kerja. Setelah memiliki banyak calon pemberi kerja, Anda tinggal mempromosikan platform tersebut ke orang-orang yang ingin bekerja remote. Melihat banyaknya pemberi kerja, maka para calon pekerja itu akan jauh lebih semangat dan tertarik untuk menggunakan platform startup Anda.

Untuk yang ketiga, yakni menjaring dua sisi sekaligus, efektif dilakukan untuk mempercepat pertumbuhan ekosistem. Meski begitu, budget untuk melakukan penjaringan jelas saja harus lebih besar, karena langsung menggabungkan dua proses sekaligus. Keuntungannya, baik pemberi kerja maupun pekerja, bisa langsung bertemu di platform startup Anda.

Bagaimana Cara Membuat Platform Tersebut?

Setelah mengetahui jenis-jenis platform pekerjaan yang potensial, serta apa saja yang harus dipersiapkan, kini pertanyaannya adalah bagaimana cara membuat aplikasinya? Anda bisa bekerjasama dengan vendor IT alias software house yang berkompeten dan punya reputasi tinggi. Salah satu software house yang bisa Anda pilih adalah Layana.ID.

Kami adalah perusahaan software house yang sudah berdiri sejak 2016 dan telah membantu banyak bisnis baik besar maupun kecil, BUMN maupun swasta, dan nasional maupun international, untuk melakukan digitalisasi. Kami bisa membantu Anda merealisasikan semua ide digitalisasi perusahaan Anda. Ingin berkonsultasi terkait pembuatan startup remote work terlebih dahulu? Jangan ragu untuk hubungi kami.

Bagikan