Layana LogoBy kristal | Diposting tanggal 06 Februari 2024

Optimalisasi Proses Pengajuan Pinjaman Nasabah di Perusahaan Leasing

BerandaArtikelInfo TeknologiOptimalisasi Proses Pengajuan Pinja...
Optimalisasi Proses Pengajuan Pinjaman Nasabah di Perusahaan Leasing

Perusahaan finance merupakan salah satu bisnis yang sudah ada sejak dulu, namun banyak orang yang mungkin menganggap istilah itu kurang dikenal luas, karena yang lebih akrab dikenal adalah bisnis leasing. Apa bedanya?

Perusahaan finance adalah sebuah badan usaha yang bergerak pada pemberian layanan pembiayaan suatu produk atau jasa. Di dalamnya terdapat beberapa kegiatan usaha. Salah satu kegiatan usahanya adalah Leasing atau dengan istilah lain yaitu Sewa Guna Usaha (SGU).

Pengertian Leasing

Leasing sendiri merupakan layanan untuk memberikan pembiayaan dalam bentuk penyediaan modal atau barang kepada perusahaan maupun individu . Leasing ini mempunyai tujuan dalam memberikan kemudahan kepada perusahaan maupun individu tanpa adanya pengeluaran modal yang besar untuk memiliki asset tertentu. Selain kemudahan pada pemberian modal, leasing juga memberikan kenyamanan pada segi pembayaran dengan sistem angsuran atau cicilan sesuai dengan kesepakatan tenor antara leasing dan nasabah.

Namun, dari beberapa kemudahan yang perusahaan leasing tawarkan kepada konsumen, ada satu faktor yang saat ini masih menjadi masalah pada perusahaan leasing. Yaitu tahapan analisa kredit yang dirasa konsumen membutuhkan waktu yang tidak singkat, hal demikian membuat konsumen di era sekarang dirasa terlalu lama atau kurang “sat set”.

Apa Penyebab Analisa Kredit Lama

Dari beberapa yang konsumen keluhkan tersebut ada beberapa kendala utama di perusahaan yang membuat keputusan terasa lama. Berikut kendala yang ada pada proses analisa kredit:

  • Paper Based

Pengisian blanko pada awal pengajuan kredit masih menggunakan banyak kertas. Hal ini tentu saja membutuhkan waktu yang lama untuk pengisian data, bisa terjadi kesalahan pengejaan, dan tentu saja tidak ramah lingkungan.

  • Pengambilan Foto Tanpa Time Stamp

Beberapa surveyor terkadang lupa tidak menggunakan aplikasi tersebut, sehingga harus mengulang dan mendatangi lokasi survey kembali. Selain itu foto harus dikirimkan dan di inputkan manual oleh admin pada sistem.

  • Tidak Sesuai SOP

Pengisian blanko yang masih manual sering adanya kesalahan pada ketidaksesuaian dengan SOP atau aturan kredit perusahaan. Beberapa surveyor atau CMO (Credit Marketing Officer) malas membuka panduan sehingga mereka melakukan survey serta pengisian hanya sesuai dengan apa yang mereka ingat sehingga membuat miss komunikasi dan misa informasi.

  • Pemenuhan Target

Setiap surveyor atau CMO memiliki target jualan setiap bulan. Kondisi ini sering terjadi, mereka yang merasa dikejar target lupa untuk melengkapi berkas aplikasi pengajuan kredit atau bisa juga mereka mengejar survey lupa tidak membuat laporan survey dan hanya mengingat saja. Menurut mereka cukup dikerjakan nanti setelah survey dan merasa masih ingat. Tentu hal tersebut membuat data pengajuan tidak bisa segera diproses saat itu juga.

  • Proses “Banyak Pintu”

Disini maksudnya adalah surveyor atau CMO melakukan survey dan membuat laporan hasil survey. Laporan ini tidak langsung masuk pada sistem, harus diserahkan dulu pada admin untuk input data. Setelah input selesai menunggu approval beberapa pihak, kembali pada admin dan admin yang harus menginformasikan pada surveyor atau CMO apakah bisa dilanjut atau tidak berkas pengajuannya. Tentu saja hal ini membuat proses yang tidak efektif dan efisien.

Hal-hal mendasar diatas yang sering membuat banyaknya salah analisa yang tidak sesuai aturan atau SOP dan berakhir pemberian keputusan yang lama. Akibatnya, banyak calon nasabah yang ingin memiliki barang atau mempunyai modal dalam waktu yang sesegera mungkin harus banyak menunggu.

Disini, Layana.ID memberikan solusi untuk permasalahan perusahaan leasing anda supaya lebih terintegrasi dan mudah dalam pemantauan sehingga meminimalisasi human error pada pengambilan keputusan dalam analisa kredit, dan pada akhirnya mampu mempercepat kinerja dan pemberian informasi dari hasil keputusan analisa pada calon nasabah.

Memanfaatkan Sebuah Aplikasi untuk Mempercepat Analisa Kredit

Setelah memahami beberapa masalah yang ada pada proses awal pengajuan kredit. Maka sekarang kita perlu untuk memberikan solusi yaitu dengan aplikasi yang terintegrasi secara maksimal sesuai dengan SOP atau standar kredit dari sebuah perusahaan sehingga akan mempercepat proses dan penginformasian kepada calon nasabah. Berikut fitur-fitur yang bisa digunakan untuk kemudahan proses analisa kredit:

1. Pengisian Survey Menggunakan Aplikasi

Cara ini mampu untuk meminimalisir banyaknya penggunaan kertas saat proses survey, pengisian data bisa lebih cepat, pengambilan foto yang langsung masuk pada sistem, dan tidak perlu lagi menumpuk banyak hasil laporan pada admin, sehingga mengurangi satu alur pada admin yang harus menginput data manual pada sistem.

2. Penyesuaian Data Sesuai Identitas Diri

Fitur pada aplikasi bisa dibuat dengan untuk penyesuaian data diri pada KTP, Paspor, SIM, dll hanya dengan memfoto kartu tersebut. Tentu saja fitur ini mampu mempercepat pengisian tanpa mengetik ulang data sesuai pada Kartu Identitas calon nasabah.

3. Otomatisasi Proses Analisa Kredit

Integrasi sebuah aplikasi ini sangat memungkinkan untuk proses analisa kredit berjalan cepat dan tepat. Termasuk dalam verifikasi dan pencatatan dengan standar yang sudah ada secara otomatis, sehingga meminimalisir keterlibatan manual diluar SOP, meningkatkan kecepatan keputusan analisa, dan mengurangi risiko kesalahan analisa.

4. Data yang Terhubung antara CMO dan Kredit Analis

Memungkinkan informasi yang terhubung secara sistem sehingga memudahkan untuk berkomunikasi, kemudian hasil dari analisa paling akhir akan segera diperoleh tanpa perlu lagi menanyakan manual by telephone atau pun message. Keputusan bisa secara cepat diinformasikan kepada calon nasabah apakah bisa diproses atau tidak.

5. Peningkatan Transparansi Informasi dan Kinerja

Adanya integrasi pada sebuah aplikasi juga meningkatkan transparansi informasi, sehingga tidak ada lagi keputusan sepihak yang menguntungkan salah satu pihak yang pada akhirnya perusahaan yang dirugikan. Dengan adanya sebuah aplikasi mampu menyajikan data secara real time yang membantu pengambilan keputusan lebih cepat dan lebih baik serta pemantauan yang efisien.

Maka, dari beberapa hal yang sudah dipaparkan tadi haruslah menjadi konsentrasi dari perusahaan leasing untuk memperbaiki sistem perusahaan dengan memanfaatkan sebuah aplikasi guna  kemudahan dalam proses analisa kredit yang lebih cepat, sesuai standar dan transparansi data yang akurat. Jika hal itu sudah menjadi pertimbangan atau sedang menjadi sebuah ide jangan ragu lagi segera hubungi Layana ID untuk perbaikan dan peningkatan bisnis Anda menjadi lebih maju.

Bagikan