Layana LogoBy kristal | Diposting tanggal 29 Desember 2023

Kesuksesan Project Pengembangan Aplikasi B2B Diperlukan Peran Konsultan

BerandaArtikelBisnisKesuksesan Project Pengembangan Apl...
Kesuksesan Project Pengembangan Aplikasi B2B Diperlukan Peran Konsultan

Konflik antara klien dan vendor IT wajar terjadi selama proses kerjasama. Meski begitu, ada beberapa konflik seperti klien yang meminta penambahan fitur di luar kesepakatan, vendor IT yang tidak menyelesaikan aplikasi sesuai keinginan klien, atau justru kontrak kerjasama yang menguntungkan salah satu pihak. Untuk mengatasi kemungkinan-kemungkinan konflik, maka diperlukan sosok sentral yang punya peran netral. Sosok ini adalah Konsultan IT. Tugasnya adalah untuk menjaga proses kerjasama antara klien dan Vendor IT berjalan sesuai kesepakatan awal. Dalam artikel ini Layana.id akan membahas enam aspek utama mengenai gambaran lebih mendalam kontribusi konsultan dalam mencapai kesuksesan dalam proyek pengembangan aplikasi B2B.

1. Pengetahuan Mendalam si Konsultan

Konsultan yang memiliki pengetahuan yang mendalam dalam bidang teknologi dan pengembangan aplikasi B2B, memiliki peran yang penting dalam keberhasilan aplikasi B2B yang Anda buat. Dengan pemahaman yang baik tentang kebutuhan bisnis dan teknologi saat ini, konsultan dapat memberikan arahan dan saran yang relevan. Selain itu dengan adanya konsultan Anda dapat meminta mereka merencanakan konsep bisnis B2B yang tepat sasaran. Hal itu mencegah Anda melakukan kesalahan dalam mengambil keputusan yang nantinya akan berdampak pada bisnis Anda di masa depan.

​​2. Membantu Menganalisis Detail Project

Peran konsultan bukan hanya memberikan saran terbaik untuk kelangsungan bisnis Anda. Konsultan juga berperan dalam menganalisis setiap detail proyek aplikasi B2B yang Anda kembangkan. Konsultan juga membantu Anda dalam mengidentifikasi kebutuhan aplikasi sehingga hal ini menjadi dasar untuk merancang aplikasi B2B yang sesuai dengan kebutuhan pengguna saat ini. Dengan adanya analisis yang detail Anda tidak perlu takut dan khawatir tentang masa depan bisnis Anda. 

3. Memilih Strategi Pengembangan Yang Tepat

Adanya konsultan dalam pengembangan aplikasi B2B dapat membantu Anda dalam merancang strategi dan tujuan bisnis yang tepat. Hal ini terkait keputusan pemilihan bahasa pemrograman, target market, segmentasi pengguna dan anggaran yang akan dikeluarkan. Hal itu tidak hanya didasarkan pada tren teknologi terkini, namun juga berdasarkan dalam konteks kebutuhan dan keinginan pasar. Konsultan berfungsi sebagai acuan dalam mengambil langkah strategis untuk membantu Anda mengambil keputusan yang tepat dan berkelanjutan. Oleh sebab itu hadirnya konsultan akan berdampak pada proses pengembangan hingga hasil akhir aplikasi Anda. 

4. Membantu dalam Mengidentifikasi dan Mengelola Risiko Project

Konsultan bukan hanya sebatas mengidentifikasi adanya potensi resiko, namun juga merancang strategi antisipasi jika terjadi masalah pada aplikasi B2B yang sedang dikembangkan. Dengan meminimalisir resiko secara tidak langsung Anda dapat  mengoptimalkan kualitas aplikasi agar pengguna tidak ada bug ataupun error saat sudah rilis. Kedepannya pun konsultan akan tetap membantu Anda dalam mengatasi adanya masalah pasca aplikasi rilis, baik dari sisi bisnis maupun dari sisi aplikasi. 

5. Mengelola Anggaran dan Memastikan Waktu Pengembangan

Pengelolaan anggaran dan waktu adalah aspek penting dalam setiap proyek pengembangan aplikasi B2B. Konsultan berperan dalam merencanakan, mengalokasikan, dan mengelola sumber daya finansial proyek. Selain itu, konsultan bertanggung jawab untuk memastikan bahwa anggaran  proyek berjalan sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan. Pengelolaan anggaran dan waktu menjadi kunci keberhasilan dalam mencapai target proyek.

6. Mengawasi dan Supervisi kinerja Vendor IT

Konsultan berperan dalam mengawasi proses pengerjaan software dari vendor IT. Peran konsultan bisa memberi jaminan bahwa vendor IT menjaga komitmen agar pelaksanaan development aplikasi berjalan lancar. Tugas utama konsultan yaitu mengkonsep dan menjaga agar semua aspek development terpenuhi. Dari sisi vendor IT, peran konsultan sangat berguna agar proyek berjalan sesuai kesepakatan awal dan tidak ada penambahan-penambahan fitur yang berpotensi memperlama pengembangan.

Dengan melibatkan seorang konsultan dalam proses pengembangan aplikasi B2B, Anda dapat meningkatkan peluang keberhasilan. Pengetahuan mendalam, analisis proyek yang cermat, pemilihan strategi yang tepat, pengelolaan risiko yang efektif, manajemen anggaran, dan supervisi terhadap vendor IT adalah elemen-elemen kunci yang membuat peran konsultan begitu vital dalam mencapai keberhasilan dalam proyek. Apabila Anda tertarik ingin membuat aplikasi B2B dan juga sedang mencari vendor IT yang terpercaya, Anda bisa menghubungi Layana.id untuk mendiskusikan ide bisnis dan konsep aplikasi B2B yang akan Anda kembangkan. 




Bagikan