Selama ini profesi sebagai programmer memang lebih banyak digandrungi kaum adam dan secara tidak langsung programmer sangat identik dengan pekerjaan laki-laki. Seiring dengan berjalannya waktu dan pesatnya perkembangan teknologi, sudah mulai terlihat beberapa wanita berprofesi sebagai programmer. Akan tetapi, belum cukup besar angkanya.

Banyak faktor yang mempengaruhi minimnya angka programmer wanita di Indonesia. Salah satunya adanya pernyataan yang sering muncul dalam diri para wanita seperti “Jadi programmer sering begadang” atau “Cewek kurang cocok ngoding-ngoding”.

Kini, sudah saatnya pemikiran tersebut dikesampingkan. Pasalnya, menjadi programmer wanita adalah profesi yang luar biasa! Mengapa?

1. Wanita peka terhadap permasalahan

Banyak yang bilang wanita itu lebih sering menggunakan perasaan ketimbang logika. Yap! Justru hal ini menjadi kelebihan kita para wanita. Dengan pekanya kita terhadap hal-hal sepele sekalipun, menjadikan kita mampu melahirkan banyak ide-ide cemerlang untuk mengatasi permasalahan yang ada di sekitar kita dengan memanfaatkan teknologi. Bisa jadi hal-hal sesederhana "Apakah gebetan cinta balik ke kita" dapat kamu jadikan program pendukung keputusan. :D

2. Wanita akan menjadi sekolah pertama bagi anak anaknya

Tentu wanita yang peka teknologi pasti lebih paham bagaimana ia mengajarkan anaknya dalam menggunakan teknologi nanti. Ibu yang paham teknologi pandai dalam memanfaatkan teknologi sebagai sarana pendukung belajar anak, pembangkit kreativitas anak, dan meningkatkan keingintahuan anak untuk hal-hal positif lainnya. Bahkan si ibu bisa bikin program sendiri untuk mempermudah kegiatan belajar anaknya.

3. Wanita lebih pintar daripada pria

Sering denger kan kalau wanita itu lebih pintar daripada pria? Karena apa? Wanita itu lebih rajin dari pria! Modal rajin sebenernya cukup. Kamu cukup rajin belajar, rajin baca, rajin latihan, rajin ngerjain task. Karena rajin menjadikan kamu biasa. Sayang dong, kepintaran kaum hawa ga dimanfaatkan untuk ngoding. Ga perlu jago sampai jadi dewi pemrograman, asal bisa solving problem pakai bahasa yang kamu kuasai aja udah cukup.

4. Developer Wanita Masih Sedikit

Sepertinya sudah jadi pengetahuan umum kalau yang bergelut di bidang ini mayoritas adalah pria. Girls, coding itu sama sekali ga butuh kesetaraan gender. Kamu ga perlu malu, cukup mau. Apalagi saat ini sudah banyak komunitas developer wanita seperti Female Geek PHP Indonesia dan FemaleDev yang bisa menjadi wadah kita mencari ilmu dan mengasah diri, jadi ga ada lagi alasan susah belajar. Dengan mau, pikiran kamu jadi terbuka untuk hal-hal baru, peka untuk melihat permasalahan dari berbagai sudut pandang dan lebih adaptif terhadap teknologi kekinian.

Berkarya dalam masakan itu biasa, tapi berkarya dalam teknologi itu luar biasa. Apalagi kalau karyamu sampai memberikan manfaat dan dampak bagi masyarakat luas. Eh, ketinggian ga? Kalau merasa ketinggian, perlahan-lahan ya.. At least, bermanfaat untuk keluarga atau temen kamu dulu deh :)

See? Kalau kamu para wanita peka teknologi dan bisa ngoding, kamu akan paham penerapan teknologi yang tepat, berguna dan bisa buat apapun yang kamu mau. Bahkan bukan tidak mungkin kegiatan masak atau dandan di waktu mendatang bisa jadi lebih mudah dengan program yang kamu buat. :D You can do coding and still have a life that you're excited about.

Jadi, kenapa wanita harus ngoding? Don't ask why, but why not? :)

5. Wanita Peka Terhadap Permasalahan

Wanita memiliki sensitivitas tinggi Ini merupakan kelebihan yang jarang dimiliki kaum pria. Wanita sangat peka terhadap hal-hal yang ada di sekitarnya.

Oleh karena itu, jika para wanita mampu memanfaatkan teknologi yang ada maka ide-ide brilian dari kepala seorang wanita akan dengan mudahnya disalurkan dan mampu menciptakan berbagai inovasi.

6. Wanita Akan Menjadi Sekolah Pertama Bagi Anak-anaknya

Setiap perempuan akan menjadi ibu untuk anaknya, tentu wanita yang peka teknologi pasti lebih paham bagaimana ia mengajarkan anaknya dalam menggunakan teknologi.

Ibu yang paham terhadap teknologi pandai dalam memanfaatkannya sebagai sarana pendukung belajar anak, pembangkit kreativitas anak dan meningkatkan keingintahuan anak

Mengikuti perkembangan teknologi juga kreativitas anak akan ditingkat kan oleh ibu jago koding. Bahkan si ibu bisa bikin program sendiri untuk mempermudah kegiatan belajar anaknya.

7. Wanita Lebih Pintar Daripada Pria

Nyatanya perempuan lebih pintar dari pada laki-laki karena perempuan lebih rajin daripada laki-laki, itu sebabnya modal paling mengutungkan untuk perempuannya sendiri.

Tidak perlu jago sampai jadi dewi pemrograman, asal bisa solving problem pakai bahasa yang kamu kuasai saja udah cukup. Dengan mampu dalam hal ngoding, perempuan juga akan setara dengan laki-laki keahliannya.

8. Developer Wanita Masih Sedikit

Umum nya yang bergulut dibidang IT itu adalah laki-laki, bukan berarti perempuan harus malu dengan menjadi developer. Sekarang banyak yang gabung menajdi developer perempuan.

Apalagi saat ini sudah banyak komunitas developer wanita seperti Female Geek PHP Indonesia dan FemaleDev yang bisa menjadi wadah kita mencari ilmu dan mengasah diri, jadi ga ada lagi alasan susah belajar.

Dengan mau pikiran kamu jadi terbuka untuk hal-hal baru, peka untuk melihat permasalahan dari berbagai sudut pandang dan lebih adaptif terhadap teknologi.

Sumber : Teknologi.id

Tag : Programmer cantik, Programmer wanita, Developer wanita, Programmer keren, Programmer terkenal, Programmer dunia, Programmer android, Programmer game, Frontend, Backend, Developer android