Layana LogoDitulis oleh Anggit Restu | Diposting tanggal 13 Desember 2023

Jasa Pembuatan UI UX Desain dengan Figma : Kalahkan Kompetitor Anda

BerandaArtikelInfo LayanaJasa Pembuatan UI UX Desain dengan ...
Jasa Pembuatan UI UX Desain dengan Figma : Kalahkan Kompetitor Anda

Layana.id - Tren Figma dengan tampilan dan pengalaman pengguna (UI & UX) memegang point penting dalam keberhasilan sebuah aplikasi atau situs web informasi.

Jika Anda ingin menciptakan desain yang mencerminkan merek Anda dan memberikan pengalaman pengguna yang luar biasa, jasa pembuatan UI & UX menggunakan Figma dapat menjadi kunci keberhasilan. 

Cek Desain Layana  disini  dan  disini

Anda juga dapat melihat company profile kami lihat klien mana saja yang sudah menggunakan jasa kami serta Anda dapat mengecek tampilan UI UX Desain kami disini.

Artikel ini akan membahas bagaimana Anda dapat mendekati desain yang mirip dengan merek terkenal menggunakan platform ini.

1. Pahami Nilai dan Identitas Brand Anda

Sebelum memulai proses desain, penting untuk memahami nilai dan identitas Brand Anda. Apa pesan yang ingin Anda sampaikan kepada pengguna/customer? Bagaimana mereka merasakan interaksi dengan produk atau layanan Anda? Identitas Brand menentukan kemana arah tujuan perusahaan Anda.

2. Mengambil Inspirasi dari Brand Terkenal yang sudah ada

ATM. Amati, Tiru, dan Modifikasi adalah kunci. Teliti desain-desain UI UX yang telah berhasil dan terkait dengan industri atau layanan yang serupa. Identifikasi tren desain pada tahun tersebut di eropa/amerika, palet warna, dan tata letak yang umum di kalangan merek terkenal. Ini akan memberikan referensi yang lebih baik tentang bagaimana brand besar membangun pengalaman visual yang kuat.

3. Standar Desain UI UX adalah menggunakan Figma untuk Kolaborasi yang Efisien

Walaupun sudah diadopsi oleh Adobe, Figma unggul dalam hal menjadi alat desain kolaboratif yang sangat efisien. Anda dapat mengundang tim desain UI UX, programmer, project manager, system analyst, QA, dan tim lain untuk berkolaborasi dalam waktu nyata. Hal ini memastikan bahwa semua orang terlibat dalam proses desain dan memberikan masukan untuk meningkatkan kualitas UI & UX.

4. Pilih Palet Warna dengan Bijak, Jangan Terlalu Ngejreeeng

Warna memiliki dampak besar pada persepsi branding. Pilihlah palet warna yang sejalan dengan citra merek Anda. Jika ada warna khas dari merek terkenal yang ingin Anda adopsi, pastikan bahwa itu menggambarkan emosi, karakter, tujuan, target market dan nilai-nilai yang ingin Anda sampaikan.

5. Perhatikan Detail Tata Letak Desain dan Animasi

Desain yang  eye catching dan transisi animasi yang halus dapat memberikan kesan profesional dan modern. Studi bagaimana merek terkenal mengintegrasikan elemen-elemen ini ke dalam desain mereka. Figma memungkinkan Anda membuat prototipe interaktif untuk memahami bagaimana setiap elemen berinteraksi. Jika awam, bayangkan seperti sebuah power point / PPT ditampilkan secara layar penuh nah kira - kira seperti itu. Semua halaman dapat di presentasikan dan dapat membuat flowchart yang sesuai.

6. Tingkatkan Evaluasi dengan Usability Testing

Proses desain UI UX belum selesai. Setelah meluncurkan produk atau layanan Anda, terus mendengarkan keluhan dan evaluasi pengguna apakah mereka memahami dengan mudah atau tidak, ini disebutusability testing.  

Kemudian lakukan perbaikan dan penyesuaian sesuai kebutuhan. Figma memungkinkan Anda merevisi hasil temuan dengan realtime dan bahkan kursor sang desainer bergerak - gerak saat sedang melakukan perubahan desain. 

Dengan menggabungkan ATM (amati, tiru, modifikasi) dari brand terkenal, kekuatan Figma, dan kreativitas tim Anda, Anda dapat menciptakan desain UI & UX yang mencengangkan dan konsisten dengan citra merek Anda. Ini adalah langkah awal menuju memberikan pengalaman pengguna terbaik dan membangun hubungan yang kokoh dengan pengguna Anda.

Jangan lupakan Layana.ID kami dapat membantu desain UI UX brand anda lebih baik dari kompetitor.

Konsultasi Gratis!

marketing@layana.id  dan  https://layana.id/link

 

Oh ya ketinggalan, jangan sekali kali desain UI UX menggunakan Photoshop, Corel, Canva, Window Paint. BAHAYA!

 

Bagikan
Cek Estimasi