Seberapa penting memiliki side hustle atau pekerjaan sampingan? Semua tergantung dengan kebutuhanmu, sih. Kalau kamu butuh memiliki penghasilan tambahan sekaligus mengasah kemampuanmu mengelola waktu, maka memiliki side hustle sangatlah penting. Terlebih, kamu bisa mengatur penghasilanmu lebih baik. Misal, kebutuhan bulanan dan uang main menggunakan penghasilan dari side hustle, sementara gaji pokok diprioritaskan untuk ditabung dan berinvestasi.

Dengan memiliki side hustle kamu juga akan merasa lebih aman. Jika sewaktu-waktu perusahaan tempat kamu bekerja bangkrut atau terpaksa harus merumahkan karyawan, kamu tidak akan takut tidak memiliki penghasilan karena sudah memiliki side hustle. Lantas jika memang kamu butuh side hustle, pasti kamu akan bingun mau melakukan side hustle apa, bukan? Mengingat kamu memiliki pekerjaan tetap, berarti side hustle-mu haruslah yang tidak memakan banyak waktu dan bisa dilakukan kapan saja.

Kalau memang seperti itu criteria side hustle-mu, maka berikut ini adalah beberapa side hustle yang layak kamu coba.

Side Hustle #1 Penulis Lepas

Jasa menulis tidak akan ada matinya. Jika kamu memiliki kemampuan menulis yang baik, entah menulis artikel SEO untuk blog, menulis esai untuk media digital, menulis fiksi, atau menulis berita, semuanya bisa dijual.

Kalau kamu ingin menjadi penulis lepas untuk blog, kamu bisa bergabung di komunitas blog yang ada di mana-mana. Salah satu komunitas yang sangat aktif bisa kamu temui di grup Facebook. Bergabunglah di sana, lalu tawarkan jasa menulismu. Rata-rata harga artikel blog dengan panjang 700 kata adalah 25 ribu.

Itu artinya jika kamu bisa mendapat klien yang memintamu mengupdate blognya setiap hari, kamu bisa mendapat uang 750 ribu. Itu hanya untuk satu klien. Untuk mendapatkan penghasilan lebih, kamu tinggal mencari lebih banyak klien, meski harus diingat sejauh mana kapasitasmu mengerjakan semua permintaan tersebut.

Alternatifnya jika kamu tidak bisa mencari klien, kamu bisa bergabung dengan agensi penulisan artikel. Setiap harinya kamu akan diminta menulis beberapa artikel dengan bayaran tertentu tanpa harus repot-repot menawarkan jasa.

Atau, alternatif lainnya adalah kamu menawarkan jasa menulis artikel berbahasa Inggris. Tentunya skill Bahasa Inggrismu harus cukup, ditambah skill menulis dalam Bahasa Inggrismu juga harus mengimbangi. Perlu diingat bahwa tidak semua orang yang bisa berbahasa Inggris bisa menulis artikel Bahasa Inggris.

Jika kamu bisa menulis artikel berbahasa Inggris, kamu bisa menjualnya berkali-kali lipat dari harga artikel berbahasa Indonesia. Sebagai gambaran, harga termurah artikel Bahasa Inggris untuk 300 kata di marketplace Fiverr adalah 5 USD, atau sekitar 71 ribu. Itu artinya untuk artikel Bahasa Inggris dengan 600 kata, kamu bisa mendapat 10 USD atau sekitar 143 ribu rupiah!

Alternatif lainnya lagi adalah kamu bisa menulis berita untuk media online tertentu. Menjadi jurnalis lepas bisa sangat menguntungkan jika kamu memiliki skill menulis sekaligus skill berkomunikasi dengan orang. Salah satu media online yang menerima kontribusi dari jurnalis lepas adalah Mojok.co. Per satu liputan bergaya features yang tayang akan dihargai minimal 300 ribu rupiah. Hebatnya lagi, kamu tidak perlu repot-repot menulis dulu baru dikirim, tetapi kamu bisa mengajukan judul terlebih dahulu. Sehingga, jika judulmu diterima, besar kemungkinan tulisanmu akan dimuat.

Kamu tinggal melakukan wawancara dengan beberapa narasumber terkait liputanmu di sela-sela waktu yang kamu miliki, menulis hasil wawancaranya, dan mengirimkannya. Katakanlah kamu rutin menerbitkan liputan satu dalam satu minggu, berarti dalam satu bulan kamu bisa mendapatkan 1.2 juta rupiah.

Side Hustle #2 Mengelola Blog

Masih seputar menulis, side hustle yang bisa kamu coba kali ini adalah mengelola blog. Daripada kamu menulis untuk blog orang lain, kenapa kamu tidak membuat blog sendiri? Toh jika blogmu banyak yang mengunjungi, kamu bisa mendaftarkan blogmu ke Google Adsense dan mulai memperoleh penghasilan.

Hal-hal yang perlu kamu pahami jika ingin membuat blog adalah, kamu harus menentukan topik utama blogmu. Topik seperti teknologi, investasi, wisata, otomotif bisa dijadikan pilihan. Kenapa? Karena topik-topik seperti itu bisa mendatangkan iklan mahal, sehingga potensi penghasilanmu juga semakin besar. Dan juga, sebisa mungkin jika kamu baru mulai membuat blog, sebisa mungkin tulislah artikel yang bisa dibaca untuk jangka panjang. Artinya jangan menulis artikel tentang apa yang sedang tren, karena artikelmu tidak akan ada yang membacanya lagi suatu saat jika trennya sudah hilang.

Mengelola blog juga tidak akan membuatmu mendapat uang begitu cepat. Tidak akan secepat jika kamu menulis untuk orang lain. Menulis blog itu seperti kamu sedang berinvestasi, sehingga kamu baru akan menikmati hasilnya suatu saat nanti. Ingat, penghasilan dari Google Adsense itu bisa menyentuh angka ratusan juta rupiah per bulan, tetapi itu baru bisa terjadi jika kamu benar-benar serius dan tahu bagaimana mengurusnya. Kamu harus benar-benar konsisten mengurus blogmu. Jika tidak diurus dengan serius, bisa saja kamu tidak mendapat apa-apa.

Side Hustle #3 Editor Video

Kamu bisa mempertimbangkan untuk menjadi editor video. Saat ini, mengedit video tidak membutuhkan perangkat canggih seperti dulu. Kamu bisa mengedit video lewat platform seperti Canva yang bisa diakses lewat smartphone maupun laptop dengan spek standar. Lantas, apa yang bisa kamu lakukan dengan Canva? Tentu saja bukan editing secara profesional seperti mengedit film atau video klip. Yang bisa kamu lakukan hanyalah editing sederhana seperti menggabungkan beberapa footage pendek dan menambahkan audio. Lalu, bisakah editing sederhana seperti itu dijual? Tentu saja bisa.

Kamu bisa menawarkan jasa mengedit video untuk Channel YouTube. Video berdurasi tiga sampai delapan menit yang berisikan berbagai footage dan audio. Hasil eksekusi videomu kurang lebih akan seperti video di Channel Calon Sarjana, atau Satu Persen Indonesia, atau seperti acara TV On The Spot. Di mana kita bisa mendapatkan footage gratis dan bebas hak cipta? Kamu bisa coba mampir ke situs pexels.com dan pilih bagian video. Di sana, kamu bisa dapat semua footage bebas hak cipta untuk kamu gunakan sebagai materi videomu.

Kalau kamu mau lebih kreatif lagi, kamu bisa menawarkan jasa video yang sedikit memiliki animasi. Jangan dikira membuat video seperti itu susah dan mahal. Kamu bisa memanfaatkan Microsoft Office Power Point untuk mengerjakannya. Tahu Channel YouTube Kok Bisa? Nah, kamu bisa membuat video yang kurang lebih seperti itu hanya bermodal Power Point. Tidak percaya? Coba saja sendiri! Kumpulkan materi video yang bisa kamu dapat secara gratis dan bebas hak cipta di internet, lalu buat slide di Power Point, lantas jalankan setelah jadi. Tinggal direkam dan terus ditambahkan suara.

Side Hustle #4 Mengelola Channel YouTube

Kalau kamu mau lebih berproses, kamu bisa juga membuat Channel YouTube sendiri. Isinya apa? Semuanya terserah kamu. Kalau kamu percaya diri dan mau tampil di depan kamera, kamu bisa mereview hal-hal yang kamu sukai. Bisa mereview apa saja mulai dari barang-barang, music, film, bahkan buku. Atau sebatas kamu muncul di kamera dan membahas seputar teknologi maupun investasi juga sangat bisa dilakukan.

Tidak percaya diri tampil di kamera? Berarti kamu lebih baik membuat video seperti yang kita bahas di poin ketiga di atas. Sudah tahu bagaimana dan apa saja yang dibutuhkan untuk membuat video YouTube, kan? Kenapa tidak kamu lakukan untuk Channel YouTube-mu sendiri?

Side Hustle #5 Mengajar

Kamu memiliki kemampuan spesifik dan bisa mengajar? Kenapa tidak menawarkan jasa mengajar ke orang yang membutuhkan? Dalam urusan mengajar, kamu bisa mengajarkan hampir semua hal yang memang kamu bisa. Pun mengajar yang dimaksud di sini bukanlah mengajar secara akademik semata. Misal, kamu hobi berolahraga di tempat gym, dan merasa berkompeten untuk mengajar, kenapa tidak mengajak temanmu yang ingin berolahraga ikut denganmu? Kamu bisa menjadi personal trainer temanmu itu dengan bayaran yang sudah kamu tentukan, bukan? Ya, mengajar adalah sesederhana itu.

Atau sebenarnya, jika kamu membaca baik-baik semua list pada artikel ini, masing-masing di antaranya bisa kamu jadikan materi pengajaran. Kamu bisa mengajarkan menulis, kamu bisa mengajarkan cara mengelola blog, kamu bisa mengajarkan cara mengedit video, bahkan bisa mengajarkan cara mengelola Channel YouTube. Kamu bisa belajar terlebih dahulu, mencoba mempraktikkannya, lantas setelah merasa berkompeten, kamu tinggal menawarkan ke teman untuk mengajar mereka.

 
Tags : side hustle pekerjaan sampingan side hustle untuk karyawan side hustle adalah lowongan penulis lepas penulis lepas penulis artikel jurnalis lepas lowonga jurnalis lepas penghasilan blog menjadi blogger membuat blog mengedit video cara mengedit video dengan canva mengedit video dengan power point menjadi youtuber penghasilan youtuber

Related Articles

Berapa Sih Rincian Biaya Pembuatan Aplikasi Android Mirip Gojek

BERAPA SIH RINCIAN BIAYA PEMBUATAN APLIKASI ANDROID MIRIP GOJEK Halo Gaes kali ini saya akan memb...

Jangan Buru-buru Beli Tanah di Metaverse, Pahami Bahaya Berikut Ini!

Ramainya pembahasan mengenai metaverse membuat banyak orang tertarik untuk terjun ke sana. Sayangnya...

Tips Aman Menggunakan Zoom Agar Terhindar Dari Zoomboombing

Dalam masa pandemi seperti saat ini aplikasi Zoom menjadi salah satu aplikasi yang banyak digunakan ...