Layana LogoBy kristal | Diposting tanggal 24 Januari 2024

ERM atau Enterprise Risk Management penting untuk Perusahaan Anda

BerandaArtikelInfo TeknologiERM atau Enterprise Risk Management...
ERM atau Enterprise Risk Management penting untuk Perusahaan Anda

Enterprise risk management (ERM) sistem yang digunakan oleh perusahaan untuk mengidentifikasi, menilai, dan mengelola risiko yang berdampak buruk bagi bisnis Anda. Tujuan dari sistem ERM adalah untuk meminimalisir jika terjadi kejadian yang dapat merugikan perusahaan baik  dari sisi keuangan, pemasaran, reputasi dan kemampuan perusahaan dalam melakukan kegiatan operasional. Sistem ERM biasanya melibatkan identifikasi risiko perusahaan di masa depan, menilai potensi dan dampaknya, dan mengembangkan rencana untuk mengurangi atau mengantisipasinya. Jika dijalankan dengan baik, sistem ERM dapat membantu perusahaan dalam meningkatkan pengambilan keputusan, merencanakan strategi dalam menghadapi perubahan, sehingga bisa meningkatkan nilai perusahaan. Banyak perusahaan yang telah menggunakan sistem ERM seperti COSO untuk memandu upaya perusahaan dalam merancang bisnisnya. Dengan adanya sistem ERM maka, pengambilan keputusan terhadap manajemen risiko membuat perusahaan dapat mengurangi konsekuensi yang berpotensi menghancurkan perusahaan. Untuk memahami lebih lanjut mengenai sistem Enterprise risk management (ERM), Layana.id akan membahas lebih lanjut mengenai fitur - fitur yang harus ada dalam sistem ERM perusahaan Anda.

1. Risk Management

Fitur ini berguna untuk mengumpulkan semua daftar resiko yang dapat mengancam keberlangsungan masa depan perusahaan Anda. Risk Management juga membantu perusahaan dalam mengelola dan merancang strategi untuk menghadapi tantangan yang akan datang. Jika tidak ada fitur ini perusahaan akan kesulitan dalam mengambil keputusan dalam menghadapi resiko. Risk management dalam sistem ERM juga membantu perusahaan dalam menganalisis potensi resiko dari yang terkecil hingga terbesar. Fitur ini  juga memberikan analisis resiko secara realtime dan mengkategorikan tiap risiko lalu menyarankan tindakan antisipasi, sehingga memungkinkan pengambilan keputusan yang lebih tepat.

2. Integrated Risk Assessment

Dalam sistem enterprise risk management terdapat fitur integrated risk assessment atau penilaian resiko. Fitur ini berfungsi untuk menganalisis dan menilai tiap resiko dari skala terkecil hingga terbesar. Tanpa adanya fitur ini  Anda akan kesulitan dalam menentukan resiko mana yang harus ditangani terlebih dahulu. Oleh sebab itu adanya fitur ini diharapkan Anda dapat mengidentifikasi dan meninjau tiap resiko sehingga dapat menentukan prioritas resiko yang harus ditangani. Anda juga tidak perlu kebingungan lagi dalam mengambil keputusan karena fitur ini juga memberikan penilaian atas keputusan yang Anda ambil. Hal ini mengurangi resiko terjadinya kesalahan dalam pengambilan keputusan dan meminimalisir dampak kerugian dimasa yang akan datang.

3. Controls dan Mitigation Tracking

Fitur yang harus ada dalam sistem  ERM yaitu control dan mitigation tracking akan sangat membantu perusahaan Anda dalam merancang strategi yang tepat untuk menangani tiap resiko yang ada. Fitur ini membantu Anda dalam menganalisis kemungkinan terjadinya resiko yang merugikan perusahaan Anda. Tanpa adanya fitur ini Anda akan kesulitan dalam merancang langkah yang tepat untuk mengatasi resiko yang akan datang. Dengan adanya fitur ini Anda tidak perlu mengkhawatirkan datangnya resiko yang tidak terduga. Karena di dalam fitur ini sudah bisa melacak darimana sumber tiap resiko yang datang. Sehingga Anda juga dapat mengevaluasi dan mengambil langkah yang tepat supaya resiko - resiko lainnya tidak menimbulkan potensi resiko yang baru.

4. Incident dan Issue Management

Sistem enterprise risk management harus menyediakan fitur yang dapat melacak resiko - resiko yang nyaris terjadi. Fitur tersebut bernama incident dan issue management, secara singkat dalam fitur tersebut Anda dapat mengumpulkan data dan melacak resiko - resiko yang hampir merugikan perusahaan Anda. Fitur ini membantu Anda dalam menganalisis langkah yang lebih tepat agar hal serupa tidak terjadi di masa depan. Selain itu, pada fitur ini dapat memberikan laporan kepada Anda terkait resiko yang pernah terjadi, sehingga Anda dapat melakukan investigasi dan menganalisis akar masalah.  Tanpa adanya fitur ini Anda akan kesulitan dalam merancang solusi yang tepat untuk mengantisipasi kejadian serupa.

5.  Risk Reporting dan Analytics

Fitur yang sangat penting dari sistem ERM dan wajib ada adalah risk reporting dan analytics. Fitur ini memudahkan Anda dalam membaca data terkait resiko yang telah ditangani. Analisis risiko bertujuan agar Anda dapat memahami, mengukur, dan mengelola kemungkinan terjadinya risiko dengan lebih efektif. Ini mencakup identifikasi pola resiko, dan hal lainnya yang akan berpotensi memicu resiko. Laporan risiko biasanya mencakup informasi tentang identifikasi risiko, penilaian risiko, tindakan antisipasi yang diambil, serta perkembangan dan perubahan tingkat risiko. Dengan adanya fitur ini dalam sistem ERM, perusahaan Anda dapat mengoptimalkan upaya dalam mengelola risiko dengan lebih efektif.

Setelah mengetahui pentingnya penerapan ERM di perusahaan Anda, dan setelah membaca apa saja fitur yang wajib ada, kini permasalahannya adalah bagaimana cara membuat sistem tersebut. Anda tentu saja butuh bekerjasama dengan vendor IT yang terpercaya dan punya reputasi baik. Salah satunya adalah Layana.ID. Kami sudah berdiri sejak 2016 dan telah banyak bisnis baik skala kecil maupun besar untuk melakukan digitalisasi. Ingin berkonsultasi terkait pengembangan sistem ERM di perusahaan Anda? Jangan ragu untuk hubungi kami.

Bagikan