Layana LogoBy kristal | Diposting tanggal 17 Januari 2024

Aplikasi Leads Management dan Loan Management di Bank untuk Inovasi Digital

BerandaArtikelInfo TeknologiAplikasi Leads Management dan Loan ...
Aplikasi Leads Management dan Loan Management di Bank untuk Inovasi Digital

Dalam lingkungan perbankan, Leads Management merujuk pada proses sistematis untuk pengumpulan, analisis, dan manajemen data calon nasabah. Fokus utama adalah untuk memahami profil nasabah potensial melalui   sumber data yang telah calon nasabah kirimkan. Di sisi lain, Loan Management merupakan tahap penting dalam proses penyaluran pinjaman di bank. Aplikasi Loan Management memfasilitasi dan mengelola data pengajuan pinjaman, mulai dari proses analisis risiko hingga manajemen jadwal pembayaran. Dengan adanya sinergi antara Leads Management dan Loan Management, bank dapat mengoptimalkan efisiensi operasional, meminimalkan risiko kredit, dan memberikan kemudahan bagi nasabah potensial dalam urusan keuangannya. Dalam artikel ini, Layana.id akan membahas betapa pentingnya kedua aspek ini dalam mendorong pertumbuhan perusahaan seperti bank, dan bagaimana inovasi dalam kedua bidang tersebut dapat membawa perubahan positif yang signifikan.

Pengembangan Aplikasi Leads Management

1. Mengumpulkan Data Calon Nasabah

Aplikasi Leads Management dirancang untuk mengumpulkan data calon nasabah secara sistematis. Aplikasi ini dikembangkan menggunakan sistem analitik dan dapat di integrasikan dengan data dari berbagai sumber seperti credit score, pefindo dan biometric. Hal ini memungkinkan bank untuk mengetahui detail profil calon nasabah, selain itu pihak bank juga dapat mengetahui rekam jejak transaksi tiap nasabah. Tentu saja ini mempermudah bank dalam menyeleksi calon nasabah apabila ingin mengajukan kredit ataupun pinjaman.

2. Mengklasifikasikan data calon nasabah

Selanjutnya setelah data terkumpul, sistem pada aplikasi ini akan mengklasifikasikan data calon nasabah ke dalam beberapa kriteria. Klasifikasi kriteria ini berdasarkan data asli nasabah yaitu berupa data pekerjaan, besaran gaji perbulan, tempat tinggal hingga jumlah tanggungan setiap nasabah. Proses ini akan membantu bank untuk mengidentifikasi target pasar yang yang tepat. Selain itu, klasifikasi ini mempermudah penyaringan data dan memaksimalkan potensi keuntungan.

3. Memfollow up

Aplikasi Leads Management tidak hanya mengumpulkan dan mengklasifikasikan data, tetapi juga memiliki fitur follow up baik secara otomatis maupun manual. Oleh karena itu dengan adanya proses follow up, bank dapat mengirimkan pesan, penawaran, atau informasi tambahan kepada calon nasabah pada waktu tertentu. Hal ini akan mempercepat proses perekrutan  nasabah, karena komunikasi menjadi lebih personal dan terfokus.

4. Memberikan Laporan dan Analitik yang Detail

Salah satu aspek penting dalam sistem aplikasi ini adalah adanya fitur dalam memberikan laporan analitik yang detail. Pihak bank dapat performa dari tiap layanannya, hal ini dapat dijadikan parameter bagi bank untuk terus mengoptimalkan peluang dan mengidentifikasi masalah yang terjadi. Selain itu dengan adanya analitik yang detail pihak bank dapat membuat keputusan yang tepat dalam menghadapi perubahan perilaku nasabah.  

 

Pengembangan Aplikasi Loan Management

1. Mendapatkan Data Pengajuan Pinjaman dari Nasabah

Dalam pengembangan aplikasi Loan Management memungkinkan nasabah untuk dengan mudah mengajukan pinjaman. Aplikasi ini memberikan kemudahan bagi bank dalam mengumpulkan data pengajuan pinjaman dari nasabah, termasuk informasi pribadi nasabah, keuangan, dan tujuan penggunaan pinjaman. Dengan adanya data pengajuan dari nasabah membuat pihak bank dapat mengamati perilaku nasabah sehingga dapat mencari strategi yang tepat.  

2. Memproses Aplikasi Pinjaman

Aplikasi ini menawarkan proses  yang transparan kepada nasabah. Nasabah dapat mengajukan dan melacak status pengajuan pinjaman secara real-time. Aplikasi ini juga  memungkinkan nasabah untuk memilih opsi jaminan yang sesuai dengan preferensi dan kemampuan finansial mereka. Sementara itu, suku bunga yang diterapkan juga disesuaikan dengan profil risiko dan kebutuhan nasabah. 

3. Mengelola Jadwal Pembayaran

Aplikasi Loan Management menyediakan fitur pembayaran dalam satu aplikasi. Nasabah dapat mengetahui jadwal pembayaran, total tagihan dan berapa lama periode tagihan. Terdapat notifikasi otomatis untuk mengingatkan nasabah tentang pembayaran yang akan datang, mengurangi risiko keterlambatan pembayaran dan denda.

3. Memantau Risiko Kredit 

Keamanan dan pengelolaan risiko menjadi fokus utama dalam pengembangan aplikasi ini. Aplikasi Loan Management secara teratur memantau risiko kredit nasabah. Hal ini membantu bank untuk mengidentifikasi potensi risiko secara dan mengambil tindakan pencegahan yang diperlukan. 

4. Integrasi dengan OJK dan Lembaga Terkait

Pentingnya kepatuhan terhadap regulasi pemerintah dan lembaga pengawas menjadi bagian penting dari aplikasi Loan Management. Integrasi dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan lembaga terkait lainnya memastikan bahwa bank beroperasi sesuai dengan pedoman yang ditetapkan. Aplikasi ini mendukung pelaporan yang tepat waktu dan akurat, memastikan transparansi dan ketaatan terhadap regulasi.

Penggabungan Kedua Aplikasi

  • Memahami Profil Calon Nasabah dengan Lebih Baik dan Menawarkan Produk Pinjaman yang Sesuai.

Penggabungan Aplikasi Leads Management dan Loan Management memungkinkan bank memiliki pemahaman yang lebih mendalam tentang profil tiap calon nasabah. Dengan mengumpulkan dan menganalisis data melalui proses Leads Management, bank dapat mengidentifikasi kebutuhan, preferensi, dan peluang risiko dari calon nasabah. Informasi ini menjadi bahan untuk menawarkan produk pinjaman yang sesuai dengan kebutuhan tiap nasabah dan juga meningkatkan kepuasan nasabah. 


2. Meningkatkan Konversi Leads Menjadi Nasabah yang Mengambil Pinjaman.

Dengan gabungan dari kedua aplikasi ini akan membuat koneksi baru. Koneksi tersebut berupa data nasabah potensial yang terdapat pada aplikasi Leads Management yang kemudian masuk ke dalam tahap Loan Management. Oleh karena itu, bank dapat dengan cepat mengonversi leads yang memiliki potensi menjadi nasabah yang mengambil pinjaman. 


3. Meminimalisir Risiko Kredit dengan Memanfaatkan Data Historis dari Proses Leads Management.

Data historis yang dihasilkan dari proses Leads Management dapat menjadi aset berharga untuk meminimalisir risiko kredit di tahap Loan Management. Dengan memanfaatkan data pada aplikasi Leads Management, bank dapat melakukan penilaian risiko yang lebih akurat terhadap calon nasabah. Data historis mencakup perilaku pembayaran, keandalan keuangan, dan sejarah transaksi, yang semuanya dapat digunakan untuk mengambil keputusan kredit yang lebih efektif.

Oleh sebab  itu, bagi industri bank yang sudah berkomitmen untuk mempermudah proses pendataan nasabah, alangkah baiknya untuk mengembangkan Aplikasi Leads Management & Loan Management. Wujudkan transformasi digital bank Anda sekarang. Percayakan pembuatan aplikasi Leads Management dan Loan Management kepada Layana.id. Hubungi kami dan konsultasikan ide Anda. 






Bagikan