Apa Itu Skema Ponzi? Benarkah Ini Modus Investasi Bodong?

Investasi merupakan salah satu hal yang diinginkan bagi banyak orang. Hal ini karena memiliki nilai jual yang lebih tinggi. Nilai jual yang tinggi memberikan kemudahan kita dapatkan keuntungan yang banyak. Ada banyak bukan pilihan investasi yang bisa di gunakan? Mulai dari ems, valuta, asing (valas), sahan, properti, surat berharga, reksa dana dan masih banyak lagi. Dari banyaknya pilihan investasi yang ada, mana yang akan kamu pilih? Tentu saja kamu harus memilih investasi yang tepat. Jangan sampai anda salah dalam melakukan investasi. Karena keuntungan akan kamu dapatkan pasti kurang maksimal. salah satu investasi yang perlu diragukan ialah investasi yang bisa menghasilkan keuntungan berlipat-lipat dalam waktu yang cepat. Ini memang menggiurkan, namun bagaimana jika investasi ini ternyata bodong? Tentu saja kamu akan di rugikan.

Sebaiknya anda tidak tergiur begitu saja. Coba anda bayangkan, di masa seperti ini mana ada investasi yang hasilnya banyak tapi juga cepat. Pastinya tidak ada bukan? Jadi anda harus berhati-hati. Begitu mudah untuk kita mendapatkan berbagai informasi. Seperti informasi investasi bodong seperti ini. Tentu saja ketika seorang masih awam akan hal investasi. Pasti akan tergiur begitu saja ketika mendapatkan informasi investasi seperti ini. Bukan keuntungan yang akan kita dapatkan. Justru uang kita akan dilahap oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab seperti ini. Karena mereka menjanjikan keuntungan yang sangat besar.

Apakah anda di sini sudah pernah mendengar istilah skema ponzi? Nah, skema ponzi sendiri adalah investasi yang menawarkan keuntungan di awal saja. Pertama kali di temukan adalah di negara Italia. Namun sampai saat ini investasi masih terus berjalan dan merugikan banyak orang pastinya. Jika anda sudah masuk ke dalam investasi ini, anda akan kesulitan untuk menarik dana investasi.

Yuk Kenali Ciri-Ciri Skema Ponzi Biar Nggak Terjerumus ke dalamnya

Supaya anda tidak terjebak dalam skema ponzi, pastinya anda harus tahu ciri-ciri dari skema ponzi. Apa saja? Berikut ini jawabannya.

1. Produk yang diinvestasikan tidak jelas

Jika anda melakukan investasi pada sebuah perusahaan, pastinya anda akan mendapatkan penjelasan terkait produk yang akan dijadikan jaminan investasi bukan? Namun ketika anda menemukan skema ponzi, investasi anda tidak akan jelas. Dimana investor tidak akan mendapatkan penjelasan secara rinci terkait investasi yang sebenarnya. Namun banyak orang yang tetap tergiur sekalipun investasi yang dilakukan tidak jelas.

Mengapa? Karena calon investor akan diiming-iming keuntungan yang sangat besar. Nah di sini agar anda tidak terjebak dalam skema ponzi. Anda sebaiknya memperhatikan secara detail investasi yang ditawarkan. Tak ada salahnya untuk bertanya kepada orang yang sudah berkompeten. Jangan begitu saja percaya, karena anda akan mengalami kerugian.

2. Tidak diketahui atau diawasi OJK (otoritas jasa keuangan)

Apakah perusahaan yang menawarkan investasi kepada anda sudah diawasi oleh OKJ? Nah sebelum anda melakukan kerja sama atau bergabung. Ini sebaiknya anda pertanyakan terlebih dahulu. Jika perusahaan tersebut tidak diawasi oleh OKJ dan tidak memiliki izin resmi. Pastinya ini menjadi perusahaan abal-abal dan patut untuk dicurigai. Jangan sampai anda begitu saja bergabung. Karena jika anda sudah tertipu sulit untuk anda keluar. Bahkan barang atau uang yang anda investasikan tidak bisa diambil kembali.

3. Menawarkan keuntungan banyak tapi waktunya singkat

Ini memang sangat menggiurkan sekali. Bayangkan saja, jika anda mendapatkan keuntungan yang banyak namun tidak dalam waktu lama.  Pasti anda akan segera melakukan investasi tersebut bukan? Namun sebaiknya jenis investasi ini dipertanyakan kejelasannya. Mengapa? Karena ini hanya akan merugikan anda sendiri. Mendapatkan imbalan yang besar memang membuat kita kaya dalam waktu yang cepat. Namun sayangnya ini hanya tipu-tipu.

Kita sering kali mendapatkan suara manis, namun kenyataan yang di dapatkan tidak ada. Apa ada contohnya? Ada. Seperti dengan investasi saham travel umrah. Yang mana mereka diiming-imingi pergi umrah dengan biaya yang lebih murah di bandingkan harga yang ditawarkan perusahaan lain. Namun kenyataan hasilnya tidak didapatkan. Dimana mereka yang sudah menunggu bertahun-tahun ternyata tidak diberangkatkan. Awalnya pasti umrah dengan harga murah menarik. Namun setelah menanamkan uang di tempat tersebut dan tidak diberangkatkan pasti akan sangat kecewa.

4. Awalnya menguntungkan, akhirnya macet

Inilah skema ponzi, kelihatannya menguntungkan diawal layaknya cukup bayar murah. Namun pada akhirnya, ini justru macet dan tidak ada hasil yang di dapatkan. Sebagai contoh saja, awalnya berjalan secara lancar dan keuntungan yang di dapatkan juga sesuai yang diimingkan. Namun seiring berjalannya waktu, investor pun kesulitan untuk mengambil keuntungan. Akhirnya perusahaan yang menawarkan juga menghilang tidak jelas.

Salah satu yang sering terjadi ialah dana investor yang justru di gunakan membayar investor lain yang sudah lama bekerja sama. Hal ini membuat nasabah-nasabah baru hanyalah dimanfaatkan. Dimana seluruh uang akan di putar terus menerus. Kenyataan tidak ada bisnis yang sedang di jalankan secara jelas. Oleh karena itu jangan sampai ikut terjerumus dalam investasi bodong seperti ini.

5. Investor baru diundang dalam acara mewah

Tentu saja ada banyak cara yang di lakukan untuk menarik perhatian dan meningkatkan kepercayaan calon investor. Cara yang di lakukan ialah mengundang calon investor pada acara yang mewah yang biasanya juga di selenggarakan perusahaan ternama. Acara pun di kemas dengan rapi serta menampilkan kekayaan dan keberhasilan bagi perusahaan.

Namun apakah investor menyadari jika itu semua hanya omong kosong? Tentu saja belum. Hal ini karena orang-orang yang hadir atau diundang sudah disewa terlebih dahulu. Dimana mereka diminta untuk melancarkan acara penipuan.

Bagaimana Caranya Agar Tidak Terjerumus Ke Dalamnya?

Ada cara yang harus anda lakukan supaya anda tidak terjerumus dan terus menerus masuk ke dalam investasi bodong. Bagaimana caranya?

1. Cermati dan verifikasi investasi yang ditawarkan

Sebelum anda melakukan investasi tersebut, sebaiknya anda cermati apa yang ditawarkan. Walaupun sudah ada testimoni dari investor sebelumnya. Namun ini tidak menjamin, karena bisa saja testimoni tersebut hanya di buat-buat. Cara mudah untuk menghindari ini, anda bisa verifikasi keberadaannya di OKJ. Ini akan memudahkan anda mengetahui secara jelas bagaimana perusahaan tersebut apakah bisa dipercaya atau tidak.

2. Segera laporkan

Jika anda sudah merasa tertipu, jangan terus menerus anda melakukan investasi dengan perusahaan tersebut. Sebaiknya anda segera melaporkan, dimana OJK memiliki pelayanan pengaduan melalui telephone. Tentu saja jika semakin cepat anda melaporkan, maka anda tidak akan merugi. Bahkan akan mencegah orang-orang untuk terjebak di investasi ini.

Itulah beberapa hal yang bisa anda ketahui terkait skema ponzi. Untuk itu point penting dalam investasi adalah memilih produk dan jasa yang tepat. Jangan sampai tergiur dengan tawaran yang menarik saja, karena merugikan anda sendiri.

Tags :

Related Articles

6 Ide Bisnis Kreatif Yang Bisa Mendatangkan Rupiah

Tren berbisnis di kalangan anak muda kian digemari. Agar bisa bersaing dan bertahan di dunia bisnis,...

Perbedaan Quick Count, Real Count dan Exit Poll

Hari pencoblosan atau Pemilu 2019 telah berlalu, namun masyarakat masih berdebar-debar menunggu siap...

Cara Menghitung Harga Pembuatan Aplikasi Mobile Android & IOS

p { margin-bottom: 0.1in; line-height: 115%; background: transparent none repeat scroll 0% 0%; }st...