Pasti bagi anda yang baru pertama kali terjun ke pasar modal akan bingung bagaimana cara untuk memulai berinvestasi saham secara baik dan benar. Namun hal tersebut sangatlah normal dan dialami oleh banyak orang bukan hanya anda sendiri. Tanpa anda sadari banyak investor saham yang melakukan kesalahan-kesalahan kecil yang bisa berakibat fatal pada jalannya investasi mereka pada instrumen saham. Maka dari itu inilah tips investasi saham bagi pemula :

  1. Mulailah dengan modal yang tidak besar

Bila anda memulai berinvestasi saham, pastinya anda akan mengalami beberapa kerugian terlebih dahulu bukan?

Namun tidak perlu khawatir, karena itu merupakan hal yang normal bagi siapapun yang baru masuk ke dalam pasar modal.

Oleh karena itu, memulai investasi saham dengan modal yang tidak besar akan menghindarkan anda dari kerugian yang terlalu besar selama proses pembelajaran anda.

Pastinya anda tidak mau kehilangan uang dalam jumlah besar pada saat anda masih dalam tahap belajar bukan?

Pilihlah sekuritas yang memberikan kemudahan dalam hal jumlah setoran awal agar anda dapat memulai investasi saham dengan jumlah uang yang tidak terlalu besar.

Seiring berjalannya waktu, ketika anda sudah makin mengerti terkait dengan cara menilai suatu saham, anda baru secara perlahan menambah modal anda sehingga anda bisa mendapatkan keuntungan yang lebih dan mengurangi resiko yang akan merugikan anda.

Janganlah terburu-buru untuk memulai investasi dalam jumlah yang besar bila anda belum memiliki pengetahuan yang cukup tentang saham.

  1. Beli Saham dengan Fundamental yang Baik

Membeli sebuah saham sama dengan anda membeli sebuah perusahaan dan pastinya anda tidak ingin membeli perusahaan yang jelek kinerjanya kan?

Fundamental suatu perusahaan dapat dilihat dari laporan keuangannya. Selain itu juga dapat dilihat dari kenaikan harga sahamnya.

Saham yang berfundamental baik biasanya termasuk dalam kategori saham bluechip.

Saran dari saya adalah hindari saham-saham yang berkapitalisasi kecil atau sering disebut dengan saham gorengan.

Saham gorengan memiliki karakteristik harga yang tidak menentu. Hal ini karena saham gorengan sering dikendalikan harganya oleh bandar sehingga harganya menjadi fluktuatif.

Itu sebabnya harga dari saham-saham gorengan tersebut menjadi sulit ditebak dan bisa menyebabkan kerugian bagi anda, terutama yang baru mulai berinvestasi saham.

Kebanyakan orang yang bermain di saham gorengan lebih mengandalkan spekulasi dibandingkan data yang valid. Hal ini sangat tidak cocok dengan para investor pemula yang memiliki tujuan berinvestasi dan bukan berspekulasi.

Tapi, kenapa masih banyak pemain di saham gorengan?

Walau saham gorengan memiliki resiko yang sangat tinggi, jika anda beruntung (namun tidak semua beruntung), anda dapat memperoleh keuntungan yang sangat besar, bahkan bisa mencapai puluhan persen.

Namun harus diperhatikan bahwa keuntungan yang didapat hanyalah dipengaruhi oleh faktor keberuntungan karena sangat sulit dalam menganalisis saham yang bergerak terlalu fluktuatif.

Jadi, bagi anda yang tidak ingin kehilangan modal anda, saya sarankan untuk menjauhi saham-saham jenis ini dan lebih berfokus ke saham-saham yang sudah terbukti baik kinerjanya.

  1. Disverifikasi

Hal ini sebaiknya anda lakukan untuk mengurangi resiko bila terjadi hal-hal yang tidak anda inginkan pada saham yang anda miliki.

Karena seperti yang anda ketahui bahwa tidak ada yang pasti di dalam pasar modal. Semua kemungkinan (untung maupun rugi) dapat terjadi.

Oleh karena itu ada baiknya bagi anda yang baru memulai berinvestasi saham untuk menyebar modal anda pada beberapa saham yang sudah anda analisis.

Jangan hanya menaruhnya pada satu saham saja karena bila saham tersebut mendadak harganya anjlok, anda akan kehilangan seluruh modal anda. Sangat sayang bukan?

Itu sebabnya kenapa anda harus melakukan divesifikasi pada modal anda dengan menaruhnya pada saham-saham yang berbeda.

Lebih baik lagi bila anda mendiversifikasikan saham anda bukan hanya pada saham yang berbeda melainkan juga pada saham yang berbeda sektor bisnisnya.

Bagi anda yang ingin memulai berinvestasi saham, saya menyarankan untuk menaruh modal pada 5-10 saham yang berbeda sektor bisnisnya. Jumlah ini tepat karena anda dapat melakukan diversifikasi dengan cukup baik tanpa harus mengorbankan kesempatan anda untuk memantau setiap sahamnya.

Jadi mulailah memilih beberapa saham dari sektor yang berbeda untuk dijadikan tempat untuk mendiversifikasikan dana investasi anda.

 

  1. Belajar Analisis

Sebagai pemula dalam investasi saham, anda harus terus belajar terutama dalam hal analisis saham.

Analisis saham akan sangat berguna bagi anda dalam menentukan keputusan membeli saham, saya mengerti pasti pada saat anda memulai berinvestasi saham anda akan sangat kebingungan dengan yang namanya analisis saham.

Namun disaat anda sudah mengerti cara menganalisis suatu saham, anda sudah tidak akan pernah lagi melakukan pembelian saham hanya karena ikut-ikutan saja melainkan mampu menentukan saham yang baik menurut versi anda sendiri.

Lalu bagaimana kalau analisis saya berbeda dengan kebanyakan orang ?

Janganlah takut bila hasil analisis anda berbeda, karena setiap orang memiliki sudut pandang berbeda dari saham berfundamental baik, ataupun cara membaca grafik. Itu yang menyebabkan adanya perbedaan hasil analisis.

Tapi janganlah takut, lebih baik gagal mengikuti analisis sendiri daripada hanya ikut-ikutan dan merasakan keuntungan tanpa mendapatkan pelajaran yang berarti.

Tidak perlu anda pusing memikirkannya, semua orang yang baru masuk ke dunia saham pasti pernah mengalami kebingungan terkait cara analisis saham.

Pada dasarnya analisis saham dibagi menjadi dua, yaitu analisis fundamental dan analisis teknikal.

Pada analisis fundamental anda akan menganalisis laporan keuangan suatu perusahaan sedangkan pada analisis teknikal anda akan berfokus pada grafik harga suatu saham.

Walau kelihatannya mudah namun sebenarnya banyak hal yang harus anda pelajari di dalamnya, bahkan yang sudah mahir sekalipun tetap masih harus belajar.

Walaupun menyulitkan terutama bagi pemula, namun anda tetap harus belajar pelan-pelan untuk mengerti analisis saham.

  1. Fokus Jangka Panjang

Kesalahan yang paling sering dilakukan oleh para investor saham adalah menginginkan untung secara cepat.

Namun hal ini sebenarnya sulit terlaksana terutama bagi anda yang masih belum mengetahui banyak mengenai dunia saham.

Pada saat baru memulai ada baiknya anda berfokus dengan investasi jangka panjang terlebih dahulu dan bukan pada trading singkat.

Mengapa harus berinvestasi jangka panjang?

Apapun bisa terjadi di pasar modal. Satu-satunya cara untuk mengurangi resiko naik-turunnya harga adalah denganmenambah jangka investasi anda.

Semakin lama jangka investasi anda, makan semakin kecil pula resiko anda untuk mengalami kerugian.

Mengapa jangka waktu bisa mengurangi resiko?

Hal ini bisa terjadi karena harga suatu saham selalu bergerak.

Pergerakan saham dalam jangka waktu pendek lebih dipengaruhi oleh trend sesaat, seperti isu-isu baik positif maupun negatif dan permainan bandar.

Sedangkan pergerakan saham dalam jangka waktu panjang cenderung lebih stabil dan mengalami kenaikan yang cukup signifikan(hal ini berlaku terhadap saham berfundamental baik).

Oleh karena itu bagi pemula, lebih mudah untuk memilih saham berfundamental baik karena tanpa anda bisa membaca laporan keuangan sekalipun, anda bisa menilai kinerja suatu perusahaan menggunakan logika anda.

  1. Analisis Portofolio secara Berkala

Dengan melakukan penilaian terhadap portofolio anda sendiri secara rutin, anda dapat melihat perkembangan dan perubahan yang terjadi terhadap modal anda.

Modal anda pasti mengalami perubahan(baik itu bertambah karena untung, maupun berkurang karena kerugian)

Itu sebabnya kenapa anda harus memantau selalu portofolio anda sehingga anda dapat menilai kinerja investasi anda selama ini.

BIla anda merugi, cobalah anda cari tahu dimana kesalahan utama anda dan cobalah untuk tidak melakukan hal itu lagi.

Bila anda untung, coba anda lihat apa yang menyebabkan anda mendapatkan untung. Apa itu sekedar keberuntungan pemula atau memang ada data yang mendasarinya. Bila berdasarkan data, selamat, anda sudah mampu disebut pemula yang cukup mahir.

Banyak investor yang menyerah dan berputus asa ketika mengalami kerugian yang cukup besar. Namun mengalami kerugian merupakan suatu hal yang wajar, terutama bagi pemula.

 

  1. Kendalikan emosi

Tips investasi saham yang terakhir namun tidak kalah penting dari yang lain adalah kendalikan emosi anda sendiri.

Hal ini merupakan penentu apakah anda akan sukses atau tidak di dunia investasi saham.

Kadang gejolak harga saham dapat mempengaruhi emosi anda, namun janganlah anda termakan oleh emosi anda sendiri.

Emosi seseorang biasanya akan meningkat bilamana mengalami kerugian. Oleh karena itu ada baiknya bila anda ingin menjadi trader yang baik. Saat emosi sudah meningkat dan anda tidak bisa mengendalikannya, lebih baik anda rehat sejenak dan melakukan hal lain. Mental yang wajib dimiliki oleh trader dan investor yang ada di pasar modal adalah : Siap untung, siap rugi.

Jangan hanya mau untung, namun anda juga harus siap bila harus menerima ‘pil pahit’ dari kerugian itu.

Saya selalu melihat kerugian sebagai pembelajaran. Itu merupakan sinyal bahwa ada yang salah dari analisis saya dan pastinya akan membuat saya lebih baik dalam melakukan analisis kedepannya.

Jangan pula anda memiliki mental penjudi yang ingin meraup untung besar secara singkat.

Hal ini tidak akan terjadi di dunia saham.

Jangan pula menjadi orang yang rakus karena ini akan membawa anda ke dalam lembah kerugian.

Anda boleh rakus disaat orang lain merasa takut, seperti yang diajarkan oleh Warren Buffett sendiri.

Ketika anda melihat orang lain takut untuk membeli suatu saham, namun hasil analisis anda melihat ada sesuatu yang bagus dari saham tersebut, BELI !

Hasil analisis yang dilakukan secara benar pasti akan membawa anda merasakan nikmatnya untung.

 

Ada beberapa tips yang akan sangat berguna bagi anda yang baru masuk ke dunia saham.

Namun yang dapat menentukan anda rugi atau untunghanyalah diri anda sendiri, dan bila anda mengikuti tips yang saya berikan, saya percaya anda akan sukses dan tidak melakukan kesalahan yang sering dilakukan pemula.

 

Sumber : investazee.com