Layana LogoBy kristal | Diposting tanggal 26 Januari 2024

5 Kesalahan Umum dalam memilih Vendor ERP Konstruksi dan Solusinya

BerandaArtikelInfo Teknologi5 Kesalahan Umum dalam memilih Vend...
5 Kesalahan Umum dalam memilih Vendor ERP Konstruksi dan Solusinya

Anda mungkin sudah sering menderngar jika dengan adanya sistem ERP yang tepat dapat meningkatkan produktivitas dan efisiensi perusahaan.  Sistem ERP untuk perusahaan konstruksi diharapkan mempunyai potensi untuk menyederhanakan operasi, menghemat biaya, dan mendorong kerja sama antar departemen yang lebih baik. Penggunaan hardware tertentu dan juga software ERP sudah banyak digunakan di sektor konstruksi.

Di sisi lain, implementasi ERP yang dirancang dengan buruk dapat memperburuk masalah yang seharusnya diatasi dan merugikan perusahaan dalam hal penundaan, hilangnya produktivitas, dan biaya tak terduga. Oleh sebab itu penting bagi Anda untuk memilih sistem ERP yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan konstruksi Anda. ERP untuk perusahaan konstruksi telah tersedia namun, sebagian besar sistem tidak memenuhi kebutuhan utama proses bisnis perusahaan konstruksi, yaitu mengelola proyek. Untuk itu penting bagi Anda sebagai pemilik perusahaan konstruksi dalam memilih vendor IT yang tepat dalam merancang sistem ERP.

Kesalahan dalam manajemen proyek konstruksi adalah hal yang biasa terjadi, namun hal ini dapat dikurangi dengan perencanaan yang matang dan perhatian yang cermat terhadap detail. Mungkin sulit bagi Anda untuk menghadapi tantangan yang tidak terduga karena proyek konstruksi. Faktor-faktor yang tidak dapat diprediksi seperti cuaca, kekurangan tenaga kerja, dan perubahan dari klien yang mendadak. Maka dari itu Layana.Id akan mengulas lima kesalahan ERP konstruksi yang paling umum dan bagaimana Anda dapat menghindarinya.

5 Kesalahan Umum dalam merancang ERP bagi perusahaan konstruksi

1. Kurangnya Penelitian tentang Vendor ERP

Perusahaan konstruksi umumnya memiliki hambatan dan permasalahan yang berbeda dengan industri lainnya. Oleh sebab itu penting bagi Anda untuk merancang sistem ERP yang dikhususkan untuk industri konstruksi. Jika anda sudah merancang bagaimana sistem ERP yang diinginkan, selanjutnya Anda dapat mencari vendor IT yang dapat mewujudkan sistem tersebut. Layana.id sebagai vendor IT yang sudah terbiasa membuat sistem ERP. Layana.id akan memberikan modul dan fitur ERP sesuai dengan perusahaan konstruksi Anda.

2. Mengabaikan Manajemen Perubahan dan Pelatihan

Implementasi ERP yang sukses bergantung pada penggunaan sistem tersebut oleh semua departemen. Implementasi ERP sering kali gagal karena departemen staf menolak sistem baru karena merasa harus beradaptasi lagi. Jadi penting bagi pemilik perusahaan konstruksi memilih vendor IT yang memberikan edukasi atau panduan penggunaan sistem ERP kepada semua lapisan departemen. Jadi, sebelum sistem ERP dijalankan alangkah lebih baik jika Anda dan vendor IT berkolaborasi untuk mendorong dan melatih tiap departemen untuk perlahan beralih ke sistem ERP. Ingatlah bahwa adaptasi dan penerimaan dari pengguna sistem ERP yang lebih cepat merupakan indikator baik dalam mempercepat proses bisnis Anda.

3. Kesalahpahaman terhadap Tujuan Anda

Kegagalan dalam mempersiapkan dan memahami tujuan proyek  antara vendor IT dan perusahaan konstruksi  dapat menyebabkan proyek gagal. Hal ini dapat menyebabkan mundurnya waktu pembuatan sistem ERP, dan akan berdampak pada mobilitas perusahaan. Adanya kesalahpahaman sistem ERP antara Anda dan vendor IT juga akan berimbas pada perencanaan bahan baku, sumber daya manusia, dan sumber daya lain yang diperlukan untuk menyelesaikan proyek. Oleh sebab itu ambil langkah-langkah kecil yang bisa menjawab permasalahan perusahaan konstruksi Anda terlebih dahulu. Jadi pilih vendor IT yang searah dan dapat memahami maksud Anda dalam pembuatan sistem ERP.

4. Tidak melakukan Analisis menyeluruh terhadap Bisnis Anda

Sebelum Anda memulai penerapan ERP di perusahaan konstruksi Anda, sangat penting bagi Anda untuk memeriksa proses bisnis Anda dengan cermat. Selain itu Anda harus memilih bagian apa saja yang akan masuk kedalam sistem ERP. Oleh karena itu, langkah pertama yang harus dilakukan adalah menilai kebutuhan perusahaan Anda sebelum memilih solusi yang memiliki semua fitur yang Anda butuhkan. Hindari memutuskan hanya berdasarkan apa yang dilakukan oleh perusahaan konstruksi lain. Pilihlah vendor IT yang menawarkan semua fungsionalitas yang dibutuhkan perusahaan Anda.

5. Tidak Membuat Rencana Waktu, Keuangan, dan Sumber Daya yang Diperlukan

Hitung biaya, persediaan, dan jam kerja yang dibutuhkan untuk menyelesaikan keseluruhan sistem ERP. Kurangnya perencanaan yang matang terkait waktu, keuangan, dan sumber daya dapat menjadi hambatan serius dalam implementasi ERP. Tanpa rencana yang jelas akan banyak hal tidak terduga dan mungkin berakhir dengan kerugian. Pada bagian ini peran vendor IT adalah membantu Anda dalam merancang perkiraan waktu, anggaran hingga modul ERP yang harus diterapkan pada perusahaan konstruksi Anda. 

Setelah mengetahui pentingnya penerapan ERP di perusahaan konstruksi Anda,  kini permasalahannya adalah bagaimana cara membuat sistem ERP tersebut. Anda tentu saja butuh bekerjasama dengan vendor IT yang terpercaya dan punya reputasi baik. Salah satunya adalah Layana.ID. Kami sudah berdiri sejak 2016 dan telah banyak bisnis baik skala kecil maupun besar untuk melakukan digitalisasi. Ingin berkonsultasi terkait pengembangan sistem ERP di perusahaan Anda? Jangan ragu untuk hubungi kami.

 

Bagikan