Sebelum masuk ke pembahasan smart factory. Nah di sini anda juga harus tahu terkait industri 4.0. Apakah anda sudah pernah mendengar istilah ini? Ini merupakan sebuah istilah yang sudah tidak asing bagi para pelaku industri. Mungkin ada beberapa dari mereka yang masih belum mengerti akan istilah ini. Secara singkat, industri 4.0. merupakan penyempurnaan kolaborasi industri tradisional dengan teknologi terkini. Apa saja teknologi yang di manfaatkan? Ada dengan internet of Thinks (IoT), Artificial intelligence (AI), komunikasi, teknologi otomatisasi dan masih banyak lagi. Semua di kerjakan secara real time. Tentu ini memadukan 2 bagian. Dimana kinerja tenaga manusia serta kecerdasan sebuah teknologi. Bagi mereka yang berbisnis dengan memanfaatkan 2 perpaduan ini. Tentu saja untuk lebih maju dan berinovasi lebih baik akan lebih mudah.

Smart factory sendiri menjadi inti utama dari kegiatan industri 4.0. Mengapa? Karena data yang di kelola bisa berjalan dengan stabil. Banyak kelebihan yang pastinya bisa di dapatkan dalam pemanfaatan smart factor. Salah satunya, perusahaan mampu memprediksi secara cepat bahkan bisa melayani berbagai kebutuhan pelanggan. Smart factory sendiri memiliki kumpulan big data yang bisa di akses dengan mudah dan cepat. Dalam smart factory sendiri juga harus diimbangi dengan data-data yang berkualitas. Bila ada data yang kurang maksimal. sebaiknya di kurangi.

 

Smart factory atau pabrik pintar atau smart manufacturing menjadi layanan perusahaan yang bisa di katakan berkelas. Dimana perusahaan sudah memanfaatkan teknologi dengan basis digital yang memungkinkan semua bisa di proses secara otomatis dan hasilnya juga optimal. Kemudahan dalam mengakses data dari mana saja dan kapan saja saat di butuhkan.

Ada beberapa fitur yang pastinya harus dilengkapi dalam pemanfaatan smart factory. Apa saja?

1. Koneksi

Salah satu bagian yang penting dalam smart factory adalah koneksi. Dimana koneksi menjadi media penghubung dari berbagai komponen dengan perusahaan. Sebagai contoh saja dalam proses, mesin dan manusia.

2. Optimasi

Adanya kolaborasi yang sudah terkoneksi, maka tim yang melakukan produktivitas akan berjalan dengan baik. Adanya pengolahan data yang berbasis teknologi dapat mengurangi risiko terjadinya kesalahan yang di lakukan oleh manusia.

3. Transparansi

Dalam mengakses data secara real time tentu saja menjadi peran penting. Mengapa? Hal ini memberikan kemudahan untuk memantau kebutuhan pelanggan. Bahkan bisa mengetahui metrik – metrik lainnya. Hal ini bisa mempengaruhi perusahaan dalam mengambil keputusan. Tak lain karena pelanggan menjadi fokus utama dalam sebuah bisnis.

4. Proaktif

Pekerja bisa melakukan berbagai hal secara cepat. Tentu hal ini karena dukungan dari teknologi. Dalam penjualan dan berinovasi terkait produk pun bisa berjalan dengan lancar.

Jika perusahaan lambat dalam menghadapi tantangan ini. Tentu saja peluang untuk bisa bersaing dengan kompetitor pun semakin sulit. Oleh karena itu industri 4.0 memaksa setiap bisnis mengikuti perkembangan teknologi yang bisa mendukung penjualan dan produksi.

 

Mau Tau Contoh Teknologi Smart Factory Yang Di Gunakan Dalam Industri Manufaktur? Simak Di Bawah Ini!

1. Additive manufacturing

Teknologi ini pastinya sudah lama dan memiliki beberapa sub teknologi. Baik dari percetakan 3D, direct digital manufacturing, dsb. Tentu saja teknologi ini sudah di manfaatkan oleh banyak sektor industri. Baik itu retail, manufaktur, seni rupa dan masih banyak lagi. Dalam penggunaan additive manufacturing akan berbeda. Mengapa? Karena tahapan yang di lakukan adalah menambahkan material di bandingkan membuang material. Dalam kegiatan ini di butuhkan komputer tertentu dan software khusus dengan nama CAD. Dimana dari software ini akan memberikan informasi kepada printer terkait bentuk serta lapisan yang akan di buat. Hasil yang di dapatkan pun lebih personal dan unik. Bahkan berbagai desain dalam produksi barang pun bisa di hasilkan. Ini akan menghemat biaya yang akan anda keluarkan dalam produksi.

 

2. Cyber security

Teknologi, proses dan praktik yang sudah di rancang khusus dalam melindungi jaringan, program, komputer serta data dari berbagai serangan. Tentu saja jika perusahaan sudah memanfaatkan basis digital, maka pentingnya memperhatikan cyber security. Terutama saat menyimpan, mengambil dan mengakses data penting. Dalam cyber security ada beberapa elemen yang pastinya di butuhkan. Mulai dari dokumen security policy, information infrastructure, perimeter defense, network monitoring system, system information & event management. Selain itu juga network security assessment, human resource & security awareness. Manfaat yang bisa di dapatkan adalah menjaga dan mencegah penyalahgunaan akses maupun pemanfaatan data dalam sistem teknologi informasi. Hal ini membuat reputasi perusahaan tetap terjaga.

 

3. IoT (Internet of Things)

Konsep komutasi terkait objek yang sehari-hari terhubung dengan internet atau mengidentifikasi diri ke perangkat lain. Secara sederhana, IoT ialah menghubungkan semua objek fisik dalam kehidupan sehari-hari ke internet. Dalam IoT pun akan memberikan manfaat utama asalkan selalu terhubung dan aktif. Yang mana adalah memudahkan proses konektivitas, ketercapaian efisiensi, meningkatkan efektivitas monitoring kegiatan. Beberapa contoh dalam dunia industri yang sudah memanfaatkan IoT adalah bidang kesehatan, bidang energi, transportasi, lingkungan umun dan lain sebagainya. Dan pastinya semua kegiatan kita sehari-hari bisa bertemu dengan IoT.

 

4. Cloud computing

Memiliki fungsi sebagai pusat pengelolaan data serta aplikasi dengan basis internet. Semua data akan disimpan secara digital dari teknologi yang satu ini. Dengan pemanfaatan ini tentu saja mengurangi risiko kehilangan data saat komputer rusak atau mungkin terkena virus. Ini menjadi tempat teraman saat menyimpan semua data perusahaan. Apa saja yang sering kita temukan dalam penggunaan cloud computing? Yang sering di gunakan adalah google drive, media sosial, dropbox, dsb. Jika bisnis anda ingin semakin powerful, jangan sampai anda melewatkan penggunaan cloud computing.

 

5. System integration

Teknologi yang sudah pasti di gunakan oleh pabrik pintar. Bukan hanya satu teknologi saja namun juga banyak teknologi. Ringkasan proses dalam menghubungkan beberapa system komputerisasi dan software aplikasi. Baik dalam bentuk aplikasi, fisik atau fungsinya. Dalam hal ini sistem integrasi akan menggabungkan komponen sub-sub sistem dalam satu sistem. Ini akan menjamin fungsi-fungsi dari sub sistem dalam satu kesatuan sistem. Ini sangat di butuhkan dalam dunia industri. Bukan tanpa alasan, karena memungkinkan penyediaan real-time pengaksesan data. Dapat mengubah data untuk analisa serta pertukaran data, Selain itu bisa mengatur penempatan data dalam kinerja.

Itulah beberapa contoh teknologi smart factory yang di manfaatkan dalam industri manufaktur. Tentu saja masih begitu banyak teknologi yang bisa di gunakan. dengan adanya teknologi smart factory, membuat banyak orang bisa kehilangan pekerjaan. Hal ini karena mereka sudah tergantikan oleh teknologi serta mesin. Sebagai pemilik industri harus tutur serta mengasah skill supaya sesuai dengan tuntutan serta kebutuhan industri saat ini.




 

Perkenalkan kami Layana.id perusahaan IT yang siap melayani pengembangan bisnis anda untuk go digital.
Kami dapat mendigitalkan proses bisnis yang masih manual ke dalam platform aplikasi dan website siap pakai.
Aplikasi yang kami hadirkan untuk factory anda adalah : 
1. Aplikasi Smart Warehosure
2. Aplikasi Calibration
3. Aplikasi ERP (Enterprise Resource Planning)
5. dll sesuai request

Apakah bisnis anda siap untuk digital?
Hubungi kami layana.id Digitalisasi Industri

Contact Kami :
marketing@layana.id
0818-0425-1557 (RIA Marketing)
0812-3875-5559 (Mas Anggit - Manager)

Tags : smart factory teknologi software aplikasi aplikasi cloud computing internet of things iot cyber security additive manufacturing industri manufaktur pabrik pintar ?artificial intelligence aplikasi smart warehouse aplikasi calibration aplikasi erp enterprise resource planning layana.id layana id digitalisasi industri