Banyak orang ingin mendirikan StartUp dan mencoba sukses pada bidang tersebut, sayangnya ada lebih banyak StartUp yang gagal alih-alih berhasil. Permasalahan terbesar dari gagalnya sebuah StartUp adalah konsep mereka kurang menjawab kebutuhan banyak orang. Alih-alih riset mengenai apa yang menjadi masalah dan berusaha memberikan solusi, kebanyakan StartUp justru berlomba dengan kecanggihan teknologi.

Pada dasarnya, perusahaan StartUp yang berhasil adalah yang paling berhasil memecahkan masalah banyak orang. StartUp tidak selalu harus dengan teknologi paling canggih, tidak harus selalu dengan model bisnis luar biasa, melainkan tentang seberapa berguna yang ditawarkan mereka untuk banyak orang.

Maka dari itu, berikut ini adalah tiga ide StartUp Unik yang jarang dipikirkan orang, dan tentunya berpotensi menguntungkan karena menawarkan solusi dari permasalahan.

Ide StartUp Unik #1: Pelatihan Online

Hadirnya pandemi mengubah banyak hal termasuk cara orang belajar. Disrupsi terjadi, sehingga pembelajaran tidak harus langsung bertatap muka di satu lokasi yang sama. Segalanya dilakukan secara digital melalui platform pertemuan daring. Dengan disrupsi yang terjadi, maka bisnis yang kemudian diuntungkan adalah penyedia pelatihan secara online.

Hal ini menarik, karena apabila kita melihat ke lima tahun yang lalu, konsep pelatihan online tampak tidak memiliki prospek sama sekali. Pembelajaran, pelatihan, workshop, seminar, semuanya wajib dilakukan online agar memikat lebih banyak orang. Pembelajaran secara online masih dianggap kurang maksimal pada waktu itu. Akan tetapi semuanya berubah saat ini, sehingga segala hal termasuk pembelajaran dan pelatihan, semuanya dilakukan tanpa harus tatap muka di satu tempat yang sama.

Ruangguru berada di puncak hegemoni pada kasus ini. Mereka menjadi kiblat banyak startup baru yang mencoba terjun di dunia pembelajaran online. Akan tetapi, mari kita lupakan Ruangguru dalam pembahasan kali ini. Mari membahas sisi lain pada bidang pelatihan online yang masih jarang disentuh orang.

Alih-alih menjadi platform pelatihan banyak bidang seperti Ruangguru atau Skill Academy, kita bisa mulai dengan menentukan niche kita. Niche, atau ceruk, atau bagian tertentu dari lahan, adalah pengerucutan dari sebuah bidang. Kita bisa spesifik untuk membuat pelatihan pada satu bidang tertentu. Pelatihan menulis online, misalnya. Iqbal Aji Daryono sukses mendirikan menulis.online yang menjamin peserta pelatihannya bisa menerbitkan karya di media online ternama. Selain karena nama besar Iqbal Aji Daryono di kepenulisan esai Indonesia, salah satu yang membuat banyak orang tertarik mengikuti kelasnya adalah karena ada jaminan bisa menerbitkan artikel di media online tersebut.

Hebatnya lagi dari kelas menulis online besutan Iqbal Aji Daryono, pelatihan yang dilakukan hanya melalui grup WhatsApp. Pada kelas tersebut, pertama-tama akan dijelaskan bagaimana cara menulis yang baik dan benar. Setelah itu, setiap member harus menyerahkan tulisan mereka, lantas akan dikoreksi habis-habisan sampai akhirnya tulisan setiap member dinyatakan layak dikirim ke media online.

Itu baru pada bidang kepenulisan. Ada pula pelatihan online yang spesifik membahas bagaimana caranya lolos psikotes untuk lolos CPNS, dan pembelajaran hanya dilakukan melalui grup WhatsApp, tanpa aplikasi, tanpa kantor megah, bahkan tanpa website sama sekali.

Melihat dari dua bidang tersebut, bisa kita simpulkan bahwa yang dibutuhkan adalah kepekaan terhadap kebutuhan banyak orang. StartUp tidak selalu harus tentang seberapa bagus aplikasi yang dimiliki, atau seberapa hebat model bisnis yang dijalankan, akan tetapi seberapa banyak masalah orang yang bisa dipecahkan. Dan tentu saja, pelatihan online akan menjawab banyak masalah atas keinginan orang mempelajari sesuatu tanpa harus repot-repot keluar dari rumah.

Memang akan ada satu masalah besar jika kita ingin terjun ke dunia pelatihan online. Masalah itu terkait skill yang kita miliki. Untuk melatih banyak orang, tentu saja dibutuhkan orang yang berkompeten di bidang itu. Pada kasus menulis.online, Iqbal Aji Daryono sudah dikenal banyak orang sebagai penulis Mojok dan Detik. Tentu saja ia berkompeten dalam melatih semua peserta kelasnya. Pun sama dengan kelas pelatihan psikotes CPNS, tentu dibutuhkan ahli di bidangnya. Lalu, bagaimana jika kita tidak memiliki keahlian khusus di bidang tertentu dan ingin membuat pelatihan online?

Jawabannya adalah, tentu saja kita tidak bisa sendiri. Kita harus mengajak orang yang berkompeten dan mau bekerjasama dengan kita. Bentuk kerjasama itulah yang harus kita pikirkan matang-matang, apakah dengan konsep pembagian hasil atau sebatas dibayar bulanan menjadi karyawan.

Pada akhirnya adalah, kita bisa saja tidak memiliki skill khusus untuk mengajar, tetapi kita harus punya skill untuk membujuk orang yang memiliki skill.

Ide StartUp Unik #2 News Aggregator

Ada banyak sekali media online di Indonesia saat ini. Bahkan hampir semua media cetak yang pernah berjaya di masa lalu, saat ini telah memiliki media online masing-masing dan berebut pasar pembaca di ranah digital. Hal ini berarti, industri media digital tengah berkembang pesat dan akan semakin luar biasa di masa yang akan datang.

Apa yang bisa kita lakukan dengan fenomena ini? Kita bisa saja mendirikan media digital kita sendiri dan ikut berperang berebut pasar digital. Apakah hal ini mustahil mengingat banyak perusahaan media digital seperti Tribun, Kompas, CNNIndonesia, Detik, dan lain-lain? Jawabannya adalah tidak. Tentu saja dibutuhkan perjuangan berdarah-darah untuk bertahan dan mendapat pembaca. Ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk terjun ke dalam perang media digital tersebut, dan salah satunya adalah menjadi unik dan berbeda.

Tirto.id datang dan dalam sekejap disukai banyak orang karena mereka tidak sebatas menghadirkan hardnews, melainkan pembahasan mendalam terhadap sebuah kasus yang mereka sebut dengan indepth. Selain itu, Tirto juga terkenal dengan infografiknya yang sangat menarik. Pada saat ini, Tirto masih menjadi sumber rujukan valid dari mahasiswa-mahasiswa yang mengerjakan tugas kuliah. Akan tetapi selain sajian menarik yang disajikan, nama besar Atmaji Sapto Anggoro juga berpengaruh.

Akan tetapi jika membuat media digital rasanya sangat berat dan harus berdarah-darah, maka kita bisa mengambil ranah yang sedikit berbeda, yakni menjadi news aggregator. Apa itu news aggregator? Singkatnya adalah kita mengumpulkan artikel dari berbagai media digital ternama dan kita tampilkan di situs atau aplikasi milik kita sendiri, tentunya tidak dengan cara mencuri artikel mereka dan kita unggah ulang. Salah satu news aggregator yang tidak asing lagi pada telinga kita adalah Line Today.

Line Today menampilkan banyak artikel dari berbagai media yang sudah mereka seleksi sebelumnya. Media yang ingin bergabung menjadi partner Line Today harus melakukan penawaran terhadap pihak Line Today, lantas pihak Line Today akan mengkurasi apakah media tersebut layak bergabung atau tidak. Apabila dinyatakan layak, maka semua artikel dari media tersebut akan muncul di jaringan Line Today yang sudah sangat besar. Selain Line Today, ada pula aplikasi smartphone Kurio, yang telah bekerjasama dengan banyak media digital ternama.

Lantas, bagaimana sebenarnya konsep news aggregator ini? Secara sederhananya, pihak media yang sudah lolos kurasi atau telah bekerjasama akan menyerahkan RSS Feed dari situs mereka. Apa itu RSS Feed? Sederhananya, RSS Feed adalah teknologi yang digunakan untuk membaca konten sebuah situs tanpa harus membuka situs tersebut. Jika pihak media memberikan RSS Feed kepada sebuah aggregator, maka setiap kali media tersebut menerbitkan artikel baru, maka pihak aggregator akan secara otomatis mendapatkan artikel tersebut.

Dengan adanya news aggregator, pembaca tidak harus secara spesifik membuka situs tertentu untuk membaca artikel. Pembaca tinggal membuka news aggregator, dan semua artikel terbaru dari banyak media yang telah dikurasi akan muncul di sana. Itulah mengapa StartUp di bidang news aggregator sangat menarik untuk digeluti. StartUp kita akan menjawab permasalahan banyak orang tentang berita hoax yang beredar di mana-mana, karena sumber berita yang tayang di news aggregator kita telah dikurasi terlebih dahulu.

Ide StartUp Unik #3 Penyedia Franchise

Kita tidak akan membahas mengenai cara memilih bisnis franchise yang bagus. Pun, ada begitu banyak bisnis franchise pada berbagai bidang di luar sana yang bisa dijadikan pilihan. Namun yang akan kita bahas adalah cara menyediakan jasa franchise untuk kita jual ke mitra.

Pada awalnya, alasan orang memilih membeli franchise alih-alih membuka usaha sendiri adalah karena ingin mendompleng ketenaran dari brand franchise yang kita beli. Alasan seperti itu tentu masih bertahan sampai saat ini, dan memang itu adalah alasan paling logis kenapa rela membayar mahal untuk sebuah franchise. Akan tetapi, muncul tren baru di mana orang ingin membeli franchise hanya karena kemudahannya dan bukan karena brandnya. Itulah mengapa banyak penyedia franchise yang bahkan nama brand mereka tidak pernah kita ketahui sebelumnya.

Franchise dengan harga di bawah sepuluh juta menjamur di mana-mana, dan tampak sangat menggiurkan di mata siapa saja yang ingin punya penghasilan tambahan. Bisnis yang ditawarkan juga bermacam, mulai dari minuman kekinian, tahu goreng kekinian, jajanan Korea kekinian, dan segala hal berbau kekinian yang lain. Ya, kata kuncinya adalah kekinian. Semua orang suka segala hal tentang kekinian, dan sebagian dari mereka ingin memiliki bisnis kekinian. Dan sebagian kecil lagi, memanfaatkan hal tersebut sebagai penyedia franchise.

Kita, yang ingin mendirikan StartUp, tentu saja harus berada di pihak yang memanfaatkan hal tersebut. Kita bisa memanfaatkan peluang untuk menawarkan franchise tentang apa saja yang sedang kekinian.

Lantas, apa saja yang harus kita lakukan untuk memanfaatkan hal kekinian dan menawarkan jasa franchise? Hal paling mendasar adalah kita harus peka tentang apa yang sedang menjadi tren. Pun mengetahui sampai kapan kira-kira tren tersebut akan bertahan. Jika ingin lebih hebat lagi, kita harus bisa memprediksi tren baru apa yang akan datang. Sebenarnya untuk memprediksi tren yang akan datang, kita bisa melihat pola pergerakan tren di masa lalu.

Biasanya, tren tersebut dimulai di kota besar seperti Jakarta dan Surabaya. Kedua kota itu ‘biasanya’ memulai tren secara bersamaan. Ketika kedua kota itu tengah panas dalam menggoreng sebuah tren, maka kota Yogyakarta masih belum memiliki gambaran apa-apa terhadap tren tersebut. Barulah ketika tren di Jakarta dan Surabaya mereda, giliran tren tersebut bergerak ke Yogyakarta. Bukti paling nyata dari perpindahan tren tersebut adalah fenomena Croffle.

Para penunggang tren di Yogyakarta yang mengetahui Croffle tengah menjadi fenomena di Jakarta pasti langsung memikirkan cara membuat croffle dan bersiap menjualnya. Dan begitu tren tersebut sampai di Yogyakarta, mereka akan kebanjiran order dari pelanggan yang tidak ingin tertinggal akan segala sesuatu.

Berdasarkan fenomena ini, yang bisa kita lakukan adalah menjadi penyedia jasa franchise. Setelah kita bisa memahami pola tren, kita bisa bersiap untuk membuka satu gerai yang akan menjadi contoh dan bersiap menyambut tren yang akan datang. Begitu tren tersebut datang ke kota kita, maka kita tinggal pasarkan jasa franchise gerai tersebut ke orang-orang yang ingin membukanya.

Yang dibutuhkan untuk bermain di bidang ini adalah kemampuan untuk membaca tren, kemampuan membuat produk, kemampuan digital marketing untuk menjual franchise, dan tentu saja stamina yang tinggi karena tren akan terus berganti.

Lantas apa yang terjadi setelah trennya mereda? Pilihannya adalah antara berganti ke tren baru yang akan datang, atau targetkan ke daerah lain yang kira-kira akan mengalami tren tersebut.

***

Itu tadi adalah tiga ide StartUp unik yang berpotensi menguntungkan di tahun 2022. Seperti yang kita bahas di atas, ketika ingin membangun StartUp, bukan semata teknologi yang dipentingkan, bukan pula model bisnis yang utama, akan tetapi kepekaan untuk menjawab permasalahan banyak orang. Itulah mengapa tiga ide StartUp pada artikel ini lebih menekankan kepada menjawab yang diinginkan banyak orang sehingga StartUp kita bisa lebih mudah diterima oleh masyarakat.

Menjawab permasalahan adalah yang terpenting, dan kita telah menemukan tiga ide yang bisa dieksekusi. Akan tetapi memang tidak bisa dimungkiri bahwa teknologi memiliki peran penting. Teknologi yang digunakan sebuah StartUp bisa membantu agar masalah yang coba kita atasi bisa menjadi lebih maksimal. Itulah mengapa selain diperlukan jawaban atas pemecahan masalah banyak orang, dibutuhkan pula teknologi yang membantu mempercepat proses pemecahan masalah tersebut. Layana.Id dapat membantu menjawab hadirnya teknologi tersebut.

Kami adalah Perusahaan Konsultan IT profesional berbasis di Yogyakarta dengan layanan Jasa Pembuatan Aplikasi Android dan IOS / Mobile App. Selain itu, kami juga  membantu mendigitalisasi bisnis Anda mulai dari digital planning, UX Research, UI Desain, Pembuatan Logo brand, Pembuatan website, Pengembangan aplikasi mobile member, Hingga Promosi bisnis secara digital (SEO, Google ADS). 

Konsultasikan ide bisnis Anda dan dapatkan solusi digital terbaik. Tim IT Kami akan membuat ide Anda menjadi nyata untuk menciptakan produk digital sesuai dengan kebutuhan konsumen Anda.

 
Tags : startup ide startup ide startup unik ide startup unik 2022 startup pelatihan online startup news aggregator startup franchise bisnis startup

Related Articles

Skema Trading Binary Option yang Terduga Scam

Trading dengan konsep binary option selalu memicu perdebatan di kalangan investor baik di Indonesia ...

jasa pembuatan aplikasi android jogja, jasa pembuatan website jogja, perusahaan IT jogja, developer IT jogja

jasa pembuatan aplikasi android jogja, jasa pembuatan website jogja, perusahaan IT jogja, developer ...

Apa Itu RAM ???

Untuk yang sering otak-atik komputer pasti sudah tidak asing lagi dengan yang namanya RAM. RAM...